Pentingnya Es sebagai Pengawet Alami Ikan Laut

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JEMBER – Kebutuhan terhadap es pendingin sebagai bahan pengawet alami terhadap ikan di sentra ikan Puger mengalami keterbatasan persediaan. Pasalnya, ikan yang dihasilkan nelayan jumlahnya meningkat.

Gofur, pemilik penggilingan es mengatakan, saat ini kebutuhan terhadap es untuk pendingin ikan terbatas. Karena jumlah ikan yang dihasilkan meningkat drastis.

“Perusahaan pabrik pembuatan es balok di sini ada tiga tempat. Namun ketersediaannya masih kurang bila dibandingkan dengan jumlah ikan yang tersedia saat ini,” ujar Gofur kepada Cendana News, di wilayah Kelurahan Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, Senin (7/6/2021).

Gofur menambahkan, keterbatasan persediaan es balok di luar dugaannya. Sebab, baru kali ini setiap nelayan mendapatkan ikan dengan jumlah yang banyak.

“Beberapa hari sebelumnya tangkapan ikan dari nelayan minim. Sehingga produksi untuk kebutuhan es balok secukupnya. Namun, kali ini, beberapa ikan yang berhasil dibawa pulang oleh nelayan melebihi batas jumlah yang ada setiap harinya. Sedangkan untuk membuat es balok membutuhkan waktu,” ungkapnya.

Untuk memenuhi kebutuhan es yang diperlukan, Gofur mengatakan, sudah memiliki pasokan dari luar Jember.

“Untungnya, beberapa pabrik es lain masih bisa dihubungi dan diminta untuk segera mengirimkan beberapa es balok ke sini. Seperti satu truk yang full  isinya es balok semua sudah tiba di sini,” katanya.

Munurut Gofur, ketersediaan es dirasa sangat penting dan perlu segera digunakan. Karena dapat berpengaruh terhadap kualitas ikan.

“Hasil tangkapan ikan yang didapatkan nelayan sebelumnya diletakkan pada wadah yang sudah berisi es. Sesampainya di daratan, segera mungkin dipindahkan ke tempat yang baru juga diisi es. Sebab itu, kebutuhan es mengalami peningkatan. Karena kualitas ikan berubah apabila tidak segera didinginkan,” ungkapnya.

Widi, salah satu pedagang ikan mengatakan, kebutuhan es untuk ikan miliknya yang akan dijual tidak sedikit. Karena dirinya menjual ikan dengan cara mengirim ke luar kota.

Widi (kiri) saat ditemui Cendana News di tengah kesibukannya memilah ikan yang akan dijual ke luar kota, di Kelurahan Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, Senin (7/6/2021).- Foto: Iwan Feri Yanto

“Saya sendiri menjual ikan ke luar kota sesuai dengan kebutuhan pelanggan saya. Seringkali tempat yang saya datangi ke luar kota di antaranya Banyuwangi dan Pasuruan,” ucapnya.

Lihat juga...