Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Memberi Dot pada Bayi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Saat memasuki usia tiga bulan, bayi biasanya melakukan kebiasaan memasukkan jari ke dalam mulut. Tidak sedikit orang tua yang khawatir dengan kebiasaan tersebut, pasalnya kerap kali bayi tersedak akibat terlalu dalam memasukkan jarinya, atau kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan penyakit.

Dalam situasi seperti itu, kebanyakan orang tua menyikapinya dengan memberikan empeng atau dot kepada bayi. Namun memberi empeng sendiri tenyata tidak lepas pula dari risiko.

Enok Rahyu, salah seorang Bidan di Desa Pinggirsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung menjelaskan, bahwa pemberian empeng tidak masalah, namun ada bebapa hal penting yang patut diperhatikan.

“Pertama, sebaiknya jangan memberi empeng saat bayi belum berusia satu bulan. Empeng baru diberikan ketika dia sudah terbiasa dengan ASI,” kata Enok kepada Cendana News, Jumat (4/6/2021) di tempat praktik kebidanannya.

Selanjutnya, Enok mengimbau, agar orang tua tidak langsung memberikan empeng kepada bayi saat mereka sedang rewel.

“Lalu usahakan untuk memilih empeng bayi yang terbuat dari bahan silikon dan sesuai dengan usia bayi,” ucapnya.

Dan yang paling penting, sambung Enok, orang tua wajib selalu membersihkan empeng bayi secara rutin menggunakan air bersih dan sabun.

“Rendam empeng dengan air panas untuk membasmi virus dan kuman bila perlu. Rutin mengganti empeng bayi, terutama jika sudah rusak,” jelasnya.

Di tempat berbeda, Novitasari, seorang Ibu yang juga berasal dari Arjasari mengaku, sering mendengar pendapat yang menyebut bahaya menggunakan empeng.

“Ada orang bilang kalau pakai empeng nanti anak susah bicara. Terus bisa juga bikin telinganya rusak karena keseringan mengisap,” ucap Novitasari.

Meski begitu, Novitasari mengatakan, bahwa dirinya telah berkonsultasi langsung dengan bidan, dan tidak ada larangan menggunakan empeng, dengan syarat dipergunakan secara teratur.

“Yang penting ikut saran bidan, karena mereka yang paling tahu. Alhamdulillah selama ini anak saya pakai empeng, tapi tidak bikin dia jadi tidak suka minum ASI, karena sehari itu paling dua kali saya kasih empengnya. Jadi memang tidak sering banget,” pungkas Novitasari.

Lihat juga...