Perubahan Suhu Udara Pengaruhi Kualitas Pertumbuhan Melon

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SITUBONDO – Petani melon di Situbondo kesulitan dalam menghadapi perubahan suhu udara yang sering terjadi. Apalagi jika perubahan suhu udara terjadi secara ekstrem. Dari panas ke dingin, begitu juga sebaliknya. Adanya perubahan suhu udara di lingkungan sekitar, tentu saja mempengaruhi kualitas pertumbuham produksi tanaman buah, misalnya melon.

Hikam, petani melon mengatakan, perubahan suhu udara yang terjadi di Situbondo, membuat dirinya kesulitan dalam melakukan upaya pencegahan supaya pertumbuhan buah melon tidak terganggu.

“Suhu udara yang tidak stabil, memperlambat pertumbuham buah melon. Hasilnya, tidak akan maksimal apabila perubahan suhu udara terus terjadi,” ujar Hikam kepada Cendana News, di wilayah Kelurahan Gelung, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Rabu (9/6/2021).

Hikam menyebutkan, saat ini di Situbondo suhu udara memang sedang tidak stabil.

“Perubahan suhu udara yang ada terjadi antara siang dan malam. Pada saat malam hari, suhu udara bisa sangat dingin. Demikian sebaliknya, pada saat siang hari suhu udara bisa terasa sangat panas. Sedangkan buah melon sendiri tidak bisa beradaptasi dengan perubahan suhu udara yang tidak menentu,” jelasnya.

Hikam menambahkan, selama ini, usaha produksi buah melon miliknya, belum maksimal. Buah yang dihasilkan pada saat masa panen, ukurannya juga masih sedang.

“Untuk kualitas rasa dan tahan lama, produksi buah melon dari Situbondo banyak diincar para pembeli. Namun saya sendiri masih belum bisa menghasilkan produksi buah melon dengan ukuran yang normal. Artinya, ukuran buahnya cukup besar. Karena suhu udara menghambat pertumbuhan buah tersebut,” ungkapnya.

Produksi buah melon yang dihasilkan saat ini, Hikam mengatakan, diharapkan bisa panen sesuai waktunya. Dirinya mengaku khawatir gagal panen, apabila proses panen dilakukan dengan cara ditunda.

Terpisah, Sulton, pedagang melon mengatakan, hasil produksi buah melon di Situbondo banyak diminati pedagang maupun konsumen yang membeli. Namun tidak dipungkiri, ada perubahan ukuran terhadap buah melon yang dihasilkan saat ini.

Sulton (kiri jaket biru) saat ditemui Cendana News di sela kesibukannya memindahkan buah melon ke bak kendaraan truk miliknya, di Kelurahan Gelung, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Rabu (9/6/2021).- Foto Iwan Feri Yanto

“Ukuran dan hasil buahnya mengalami penurunan masa panen saat ini. Beberapa petani lainnya juga mengalami hal yang sama. Pertumbuhan buah melon miliknya mengecil,” ucapnya.

Sejumlah petani memang menganggap, perubahan suhu udara yang kadang tidak menentu di lingkungan sekitar tanaman tumbuh, cukup mempengaruhi hasil panen yang ada.

Lihat juga...