Petani di Sumbersari Jember Manfaatkan Batang Bambu untuk Tangkal Sampah

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JEMBER — Mencegah sampah merusak tanaman padi, petani di Desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember memanfaatkan batang bambu sebagai alat penahan pada aliran irigasi air sawah.

Rofik, saat ditemui di wilayah Desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, Rabu(23/6/21). Foto Iwan Feri

Rofik, salah satu pemilik lahan sawah mengatakan, dampak dari sampah yang terbawa air mengakibatkan lahan miliknya kotor, serta sebagian sawahnya rusak. Hal itu disebabkan sampah yang masuk mengikuti arus air, semakin lama semakin menumpuk dan mengakibatkan batang padinya menjadi roboh.

“Beberapa sampah yang terbawa air masuk ke sawah beragam, seperti sampah dari hasil olahan rumah tangga, popok bayi, jerami dan sampah lain hasil bekas pakai,” ujar Rofik kepada Cendana News, Rabu (23/6/21).

Rofik mengatakan, upaya yang dilakukan membuat penahan sampah di bagian hulu air, bertujuan agar air yang mengalir ke sawah tetap bersih.

“Langkah tersebut tidak lantas menyelesaikan masalah. Sampah yang menumpuk di sekitar area bloking juga perlu untuk dibersihkan. Jika tidak akan menghambat efektivitas waktu mengairi sawah, sebab air yang mengalir sangat kecil,” ucapnya.

Selain rutin membersihkan sampah di saluran air, Rofik mengatakan, akhir dari tumpukan sampah yang mulai kering dan menumpuk akan segera dibakar. Karena, sampah yang ada di sawah sulit untuk dipindahkan, karena tidak adanya fasilitas yang mendukung.

“Paling efektif memang dengan cara dibakar,” jelasnya.

Rofik mengatakan, sejauh ini kebutuhan air untuk lahan sawah miliknya masih tercukupi. Walaupun sebagian sumber air yang mengalir sudah mulai berkurang.

“Air yang dibutuhkan masih sangat cukup, aliran airnya juga masih besar. Sejauh ini ada beberapa sawah milik petani yang sudah mulai kekurangan air, bahkan sawahnya banyak yang sudah kering dan retak,” ucapnya.

Fatimah, petani cabai mengatakan, batang bambu cukup efektif menghambat sampah yang yang terbawa air dan tidak perlu lagi membersihkan sampah yang ada di lahan produksinya.

“Manfaat penahan sampah yakni seluruh sampah yang terbawa arus air akan menjadi satu. Sedangkan sebelum dilakukan bloking, banyak yang masuk ke lahan disini, dan berserakan. Sehingga memakan waktu untuk dibersihkan,” tandasnya.

Lihat juga...