Poknak Ngudi Rejeki Berharap Bisa Makin Maju

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Unit usaha Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera berupa demplot peternakan sapi di dusun Kaliberot, Argomulyo, Sedayu Bantul, menjadi satu-satunya kandang kelompok yang masih eksis di wilayah tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, Gatot Nugroho, di sela kegiatan Posyandu Ternak, kelompok ternak Ngudi Rejeki Kaliberot, bersama petugas Puskeswan setempat belum lama ini.

“Kelompok Ternak Ngudi Rejeki ini merupakan sebagian kecil kandang kelompok yang ada di kabupaten Bantul. Di kecamatan Pajangan dan Sedayu saja saat ini tercatat hanya ada lima kandang kelompok yang aktif, dan salah satunya kandang kelompok Ngudi Rejeki ini. Bahkan, kelompok Ngudi Rejeki ini menjadi satu-satunya kandang kelompok di desa Argomulyo,” ujar Gatot.

Ketua Kelompok Ternak Ngudi Rejeki, Rakimin. –Foto: Jatmika H Kusmargana

Karenanya Gatot menilai, sebagai salah satu bagian pemberdayaan di sektor peternakan oleh Yayasan Damandiri melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari, unit usaha demplot ternak sapi dusun Kaliberot harus terus dipertahankan demi menggerakkan ekonomi masyarakat. Pasalnya, keberadaan kelompok ternak Ngudi Rejeki selama ini telah terbukti mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Sebagai salah satu program mulia dari Yayasan Damandiri yang masih eksis, kelompok ternak Ngudi Rejeki dusun Kaliberot ini harus tetap dipertahankan. Yakni, dengan terus melakukan evaluasi serta perbaikan dalam segala hal, guna meningkatkan kemanfaatan unit usaha koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo ini,” ujarnya.

Sementara itu ketua Kelompok Ternak Ngudi Rejeki dusun Kaliberot, Rakimin, mengakui beratnya menjaga kelangsungan sebuah kelompok ternak agar bisa terus eksis. Menurutnya, selain dibutuhakan ketekunan serta niat yang tulus dari semua anggota, eksis atau tidaknya sebuah kelompok ternak juga sangat bergantung dari dukungan pihak-pihak terkait.

“Tentu kita berharap agar kelompok ternak Ngudi Rejeki ini bisa tetap eksis, makin maju dan berkembang. Karena sejak berjalan selama empat tahun terakhir, kelompok ternak yang didirikan atas bantuan Yayasan Damandiri ini terbukti mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anggota. Di antaranya adalah memberikan tambahan penghasilan dari sektor peternakan sapi,” katanya.

Sejak 2017, Yayasan Damandiri berupaya mengatasi persoalan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Argomulyo melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML). Dari sekian banyak program yang dijalankan, salah satunya adalah mendirikan unit usaha demplot ternak sapi.

Sebanyak 15 warga yang tergabung dalam kelompok ternak Ngudi Rejeki dusun Kaliberot diberikan bantuan modal sebanyak 15 ekor sapi betina untuk dipelihara dan dibudidayakan. Dari jumlah tersebut, saat ini tercatat sudah ada 9 ekor sapi anakan yang dihasilkan para peternak. Adapun 6 ekor anakan sudah dijual, sehingga bisa memberikan pemasukan tambahan bagi mereka.

Lihat juga...