PPDB 2021, BMPS Ingatkan Disdik Kota Bekasi Berkeadilan

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi, Jawa Barat,  mengingatkan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat lebih teliti dalam menghitung daya tampung sekolah negeri dan swasta pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022.

“BMPS hanya menekan, bahwa Disdik Kota Bekasi, bukan Disdik sekolah negeri, artinya jangan hanya memikirkan daya tampung sekolah negeri saja, tanpa memikirkan sekolah swasta,”ungkap Ayung Sardi Dauly, Sekretaris BMPS Kota Bekasi, dikonfirmasi Cendana News, Kamis (3/6/2021).

Dikatakan menjelang PPDB 2021, Disdik Kota Bekasi harus berlaku bijak menghitung daya tampung sekolah negeri dan swasta. Usulan itu, ungkap Ayung, telah disampaikan ke Disdik agar bisa dimasukkan kedalam Perwal PPDB.

Menurutnya saat pembahasan draf terkait pelaksanaan PPDB tahun 2021, BMPS memang tidak dilibatkan. Sehingga telah memberi masukan tertulis yang diberikan kepada Disdik Kota Bekasi. Hal itu sebagai dukungan kemajuan pendidikan di Bekasi.

“Masukan tertulis terkait pasal dalam sistem PPDB sudah diberikan, pihak Disdik mengakui akan mengakomodir masukan BMPS. Oleh karenanya tunggu saja, setelah Perwal PPDB keluar,” ungkap Ayung.

Lebih lanjut dikatakan, BMPS sebenarnya hanya mengajak Disdik berkeadilan dan demokratis. Tidak mempromosikan negeri minded. Apalagi, sampai menarik  calon siswa yang telah mendaftar di salah satu sekolah swasta tertentu hanya untuk memenuhi kuota negeri.

Ayung, menegaskan, kehadiran sekolah swasta membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan daerah. Sehingga berilah kebijakan regulasi yang juga memberi peluang agar sekolah  swasta bisa bergerak.

“Saat ini, grade sekolah swasta yang di atas negeri, sudah banyak tutup pendaftaran bagi siswa baru. Tapi, tentunya sekolah yang bisa dikatakan setara dengan negeri dan di bawah sekolah negeri secara kualitas dan fasilitas  pendidikannya,” jelas Ayung.

BMPS dalam hal ini, hanya bisa ingin mengingatkan agar sekolah negeri dan swasta bisa jalan bersama dalam mencerdaskan generasi penerus di Kota Patriot. Salah satunya tidak terlalu memaksakan agar semua masuk ke sekolah negeri.

Diketahui sejumlah pelajar SMP yang akan melanjutkan ke SMA/SMK mulai melakukan persiapan jelang pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2021 seperti unggah nilai rapor, isi titik koordinat pada laman http://sekolah.ppdb.disdik.jabar.jabarprov.go.id.

Terpisah Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III Asep Sudarsono meminta sekolah  memberikan bantuan kepada siswanya apabila mengalami kendala dalam proses PPDB nantinya. PPDB jenjang SMA/SMK pendaftaran tahap satu akan dibuka pada 7-11 Juni 2021.

“Pendaftaran tahap kedua akan dibuka pada 25 Juni-1 Juli 2021.  Saya imbau, sekolah tidak menolak siswa yang meminta bantuan dalam proses PPDB. Sebab, hal itu sudah tercantum dalam petunjuk teknis (juknis) PPDB,” jelas Asep.

Lihat juga...