PPDB Madrasah di Bekasi Selesai, Kuota Terpenuhi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Antusias orang tua menyekolahkan anaknya di sekolah madrasah negeri di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, setiap tahun mengalami peningkatan. Hal tersebut terlihat dari Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) yang ada, kuota terpenuhi.

“Tahun ini sekolah madrasah negeri di bawah Kementerian Agama (Kemenag), membuka PPDB di Kota Bekasi. Memang beda, biasanya lebih dulu sekolah di bawah Dinas Pendidikan,” ujar Raden Deden TR, Humas Kementerian Agama, Kota Bekasi, kepada Cendana News, Kamis (10/6/2021).

Dikatakan, sengaja dibuka lebih dulu karena Kemenag tidak ingin sekolah madrasah hanya mendapat limpahan dari calon peserta didik yang tidak lolos di sekolah yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan setempat. Biasanya, banyak terjadi, peserta didik mendaftar di madrasah negeri sebab tidak lolos di sekolah biasa.

Jumlah sekolah madrasah negeri di wilayah Kota Bekasi dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hanya satu, MTS Negeri ada tiga, setingkat sekolah menengah atas atau Madrasah Aliyah Negeri (MAN) hanya ada dua sekolah.

“Alhamdulillah jumlah pendaftar penuh cukup banyak peminatnya. Terbukti dari jumlah rombel terpenuhi, bahkan banyak yang ditolak karena sudah penuh,” ungkap Raden Deden.

Menurutnya, pembukaan PPDB untuk sekolah madrasah sejak akhir Mei lalu. Saat ini sudah tutup, dan pengumuman dilaksanakan 19 Juni 2021.

Untuk MIN hanya menyediakan 75 siswa baru karena memiliki dua rombel. Untuk MTS Negeri 1 memiliki 11 rombel dengan daya tampung 352 siswa, MTS Negeri 2 hanya memiliki 7 rombel dengan daya tampung 224 siswa, sementara MTS Negeri 3 di Mustikajaya memiliki 9 rombel dengan daya tampung 288 siswa.

“Madrasah Aliyah Negeri di Kota Bekasi hanya ada dua lokasi di Bekasi Utara dan Rawalumbu. Total daya tampung 648 siswa dengan rincian MAN 1 memiliki 10 rombel dengan 360 siswa. MAN 2 Rawalumbu memiliki daya tampung 288 siswa,” papar Raden Deden.

PPDB Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan PPDB Madrasah Aliyah (MA) terdiri dari delapan jalur, yaitu jalur Afirmasi, Madrasah, Reguler, Prestasi, Zonasi RT, Tahfidz Alquran, Anak Guru, Pindah Tugas Orang Tua, dan jalur Tahap Akhir.

“Persyaratannya memang ada kemiripan dengan pendaftaran siswa di sekolah negeri umum. Tapi di madrasah ada beberapa penambahan hingga 8 item,” pungkasnya.

Lihat juga...