Puskesos-SLRT Dukung Percepatan Penurunan Kemiskinan

BANJARMASIN – Dua kelurahan, yakni Kelurahan Belitung Utara di Banjarmasin Barat dan Kelurahan Alalak Utara di Banjarmasin Utara, menjadi uji pendahuluan Pusat Kesejahteraan Sosial dengan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (Puskesos-SLRT).

“Ini program pemerintah pusat dari Kementerian Sosial RI,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Iwan Ristianto, di Banjarmasin, Sabtu (19/6/2021).

Puskesos-SLRT adalah untuk meningkatkan layanan kesejahteraan sosial yang terintegrasi, responsif dan tepat sasaran serta mendukung percepatan penurunan kemiskinan dan kerentanan yang menjadi komitmen global, yang tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs).

“Nanti ada aplikasi dari Kemensos khusus untuk Puskesos-SLRT ini,” ujarnya.

Jadi, nanti pengaduan masyarakat untuk penanganan kemiskinan tidak perlu lagi datang ke Kantor Dinsos, tetapi cukup dilayani dari kelurahan oleh petugas yang telah ditunjuk.

Menurut dia, ada 26 macam pengaduan yang ditangani, di antaranya, korban bencana sosial, Lansia terlantar, gelandang, disabilitas, hingga korban kekerasan dan tuna susila.

“Jadi, dua kelurahan pilot project ini sampai Desember 2021, mulai Januari 2022 untuk 52 kelurahan di kota ini,” paparnya.

Menurut dia, dipilihnya dua kelurahan di Banjarmasin, yakni, Belitung Utara dan Alalak Utara menjadi uji pendahuluan Puskesos-SLRT ini mulai disosialisasikan, di mana sosialisasi hari ini di kantor Kecamatan Banjarmasin Utara.

Sosialisasi ini dihadiri perwakilan Kementrian Sosial Republik Indonesia, Ema Masruroh, Plh Sekdakot Banjarmasin, Mukhyar, dan pejabat pemerintah kota lainnya.

Sementara itu, Camat Banjarmasin Utara Apiluddin, yang satu kelurahannya, yakni, Alalak Utara menjadi pilot project Puskesos-SLRT dalam pengentasan kemiskinan ini, memastikan akan menyukseskannya.

“Kita berterima kasih banyak dari pemerintah pusat yang telah banyak membantu dalam hal kemiskinan,” ucapnya.

Sementara itu, Plh Sekdakot Banjarmasin, Mukhyar, mengharapkan, dari kegiatan sosialisasi tersebut mampu meningkatkan pelayanan dalam sektor kesejahteraan, khususnya untuk warga Kota Banjarmasin.

“Dengan teknik Puskesos-SLRT ini menyangkut motto pusat kesehatan sosial, ke depan kami berharap dengan terbentuknya ini pelayanan masyarakat yang berhubungan dengan kesosialan bisa berjalan dengan baik, bukan hanya dua pilot project, tapi kami minta ke depan di seluruh kecamatan ada pilot projectnya masing-masing,” ucapnya. (Ant)

Lihat juga...