Roti Kukus, Kue Laris Manis di Kota Larantuka

Editor: Maha Deva

Roti kukus yang diproduksi penjual kue di Kelurahan Amagarapati,Kota Larantuka,Kabupaten Flores Timur,NTT saat disaksikan,Selasa (15/6/2021).Foto : Ebed de Rosary

LARANTUKA – Selain roti bakar, roti kukus merupakan salah satu kue yang biasa dijual di kawasan Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penjualan biasanya dilakukan di depan rumah para pembuatnya di setiap pagi.

“Saya bersama mama, membuat roti kukus setiap pagi untuk dijual di Kota Larantuka,” kata Pius Ronaldo Beribe, pembuat dan penjual kue di Kelurahan Amagarapati, Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Sabtu (19/6/2021).

Pius menyebut,roti kukus dijual seharga Rp1.000 per-buah. Sementara roti balok per-empat buah dijual Rp10 ribu, wajik perkemasan berisi tiga buah dijual Rp5 ribu dan roti bakar isi cokelat dijual Rp1.000 per buah. Roti kukus, yang dibuat bersama sang ibu, menggunakan isi cokelat atau kacang tanah, untuk varian rasa.

Penjual kue di Kelurahan Amagarapati,Kota Larantuka,Kabupaten Flores Timur,NTT, Pius Ronaldo Beribe saat ditemui di kediamannya,Selasa (15/6/2021).Foto : Ebed de Rosary

Bahan yang dipergunakan antara lain, tepung terigu, mentega, dua butirtelur ayam, tiga sendok makan gula pasir, ragi, garam secukupnya dan cokelat batangan. “Haluskan dahulu gula pasir lalu campur bersama tepung terigu dan ragi. Aduk adonan menggunakan tangan sambil ditambahkan air secukupnya lalu masukan mentega dan diaduk hingga merata,” ucapnya.

Sesudah adonan tercampur merata, tutup adonan menggunakan kain serbet, lalu biarkan hingga minimal satu jam agar adonan mengembang. Sesudahnya,cokelat batangan dicairkan dengan mencampurnya dengan sedikit air mendidih. Untuk isian roti kukus, coklat tidak boleh terlalu cair. “Ambil adonan, lalu gepengkan dan masukan cokelat ke dalamnya. Bentuk adonannya hingga berbentuk bulat dan letakan ke dalam loyang,” jelasnya.

Pius menambahkan, biarkan adonan yang teleh dibentuk tersebut selama sekitar 30 menit agar kembali mengembang, Setelahnya, panaskan air di dandang hingga mendidih, lalu masukan roti tersebut ke dandang dan kukus hingga matang lalu diangkat dan didinginkan. “Isi roti kukus selain cokelat bisa juga dipergunakan kacang tanah yang telah dihaluskan. Kebanyakan masyarakat menyukai roti kukus isi cokelat dan kacang tanah,” ungkapnya.

Paulina Johana, yang penjual aneka kue secara daring di Kota Larantuka menyebut, roti termasuk roti kukus, disukai warga Kota Larantuka, karena harganya yang relatif murah. Aneka kue, biasa dijual saat pagi hari. Namun, karena pandemi membuat penjualan saat ini sedang mengalami penurunan. “Sejak pandemi Corona melanda, penjualan kue pun memang mengalami penurunan terutama kue yang harga jualnya agak mahal. Ini yang mengakibatkan kue dengan harga murah tidak terena dampak termasuk roti kukus,” pungkasnya.

Lihat juga...