Sangihe Digelontor Anggaran PEN Rp200 miliar

Bupati Kepulauan Sangihe, Sulut, Jabes Ezar Gaghana - Foto Ant
SANGIHE – Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), resmi mendapatkan kucuran anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp200 miliar. Jumlah tersebut tidak memenuhi semua usulan yang disampaikan sebesar Rp309 miliar.
Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana menyebut, dana PEN ini akan menggerakkan perekonomian di Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang saat ini dirasakannya sedang lesu. “Kami bersyukur, karena mendapat dana PEN sebesar Rp200 miliar dari pemerintah pusat,” kata Bupati Jabes Ezar Gaghana, di Tahuna, Kamis (24/6/2021).
Dari sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengajukan PEN, hanya empat yang disetujui, rumah sakit umum daerah Liun Kendage Tahuna, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum. “Akibat pandemi COVID-19, perekonomian kita menjadi lesu sehingga banyak pendapatan masyarakat menurun bahkan terjadi pertambahan kemiskinan dan pengangguran,” tambah Bupati Gaghana.
Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia, saat ini berlomba-lomba mengajukan permohonan pinjaman lewat program PEN ini. “Dana PEN ini dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur RSUD Liun Kendage Tahuna, khususnya penuntasan bangunan lantai empat, sehingga diharapkan di 2022 sudah bisa digunakan,” ujar Bupati Ghagana.

Dinas Perindag, akan membangun pasar modern Trikora Tahuna. Sedangkan Dinas Pertanian, akan membangun jalan produksi pertanian. Dan Dinas PU, akan membangun jalan dan sarana air bersih. “Saya optimis pemanfaatan dana PEN ini dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, serta mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran,” tandasnya.

Lima OPD lainnya, yang dinilianya tidak mampu memaparkan materi terbaik untuk dana PEN adalah, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkim, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata. “Kegagalan sejumlah OPD ini membuat realisasi dana PEN turun menjadi Rp200 miliar dari yang diusulkan sebesar Rp300 miliar lebih,” pungkas Bupati. (Ant)

Lihat juga...