Santan, Sari Buah Kelapa Penghasil Rasa Gurih Setiap Masakan

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Kelapa dalam bentuk santan dan parutan sering menjadi pelengkap sejumlah kuliner di Bandar Lampung.

Rohana, salah satu pedagang bumbu dapur yang menyediakan buah kelapa dalam bentuk butiran atau utuh, santan dan kelapa parut, mengatakan jika kebutuhan santan kelapa banyak digunakan oleh pemilik usaha kuliner, agar lebih praktis untuk kuah gulai, kari, opor dan olahan tradisional lainnya.

Setiap hari, ia menyediakan 100 butir kelapa yang telah dikupas, sisanya dalam bentuk kelapa belum dikupas. Pelanggan yang membeli, di antaranya ibu rumah tangga untuk memasak sayur santan dan olahan kuliner lain. Berbentuk santan hasil perasan parutan kelapa, ia menjualnya seharga Rp25.000 per liter.

Santan kelapa sebut Rohana diperoleh dari butiran kelapa yang tua.

Rohana, pedagang kelapa di Pasar Gudang Lelang, Teluk Betung, Bandar Lampung, Sabtu (26/6/2021). -Foto: Henk Widi

“Satu liter santan kelapa diperoleh dari dua butir kelapa. Sebagian konsumen bisa membeli kelapa butir seharga Rp5.000 hingga Rp8.000 sesuai ukuran. Sebagian memilih kelapa dalam bentuk parut berasal dari jenis kelapa yang lebih muda. Parutan kelapa muda tersebut digunakan untuk taburan sejumlah kue putu ayu, apem, ” terang Rohana, saat ditemui Cendana News, Sabtu (26/6/2021).

Menurut Rohana, santan kelapa banyak diaplikasikan untuk sejumlah kuliner tradisional, sehingga permintaan stabil setiap hari. Selain santan kelapa, stok kelapa yang telah dikupas juga disediakannya, karena sebagian pelanggan ingin memarutnya di rumah sesuai keinginan dalam takaran tingkat kekentalan santan.

Pedagang di Pasar Gudang Lelang, Teluk Betung itu menyebut selain santan kelapa, ia juga menyediakan beragam bumbu halus. Kebutuhan konsumen akan bumbu yang lebih praktis membuat ia menyediakan beragam bumbu halus. Pelanggan yang membeli santan kelapa umumnya membeli bumbu halus berupa kunyit, jahe, lengkuas hingga kencur. Sebagian bumbu halus telah diracik untuk kuliner rendang, opor, kari, tumis dengan harga mulai Rp5.000 per kemasan.

Selain Rohana, penyedia kelapa sebagai bumbu bernama Suharti, menyebut kepraktisan dicari sejumlah ibu rumah tangga. Sebagian ibu rumah tangga yang tidak ingin memarut saat butuh kelapa parut hingga santan memilih membelinya. Menggunakan alat pemarut elektrik, satu butir kelapa yang telah dipecah menjadi dua, lebih mudah diparut. Konsumen bisa melihat langsung proses pemarutan dan pemerasan santan.

“Santan diperas memakai alat pres, sehingga air yang dihasilkan maksimal bisa ditambah air bersih saat akan digunakan,” ulasnya.

Penyediaan kelapa menjadi santan, kelapa parut diimbangi dengan banyaknya usaha kuliner. Ia mengaku, pesanan berasal dari pemilik usaha nasi uduk, lontong sayur, warung makan dan pemilik usaha kue tradisional. Kebutuhan akan santan sebagai penambah rasa gurih pada sayur dan kuliner, membuat ia bisa menjual 50 hingga 100 butir per hari. Kelapa butir diperoleh dari pengepul dan dikupas oleh sang suami sebelum diparut.

Penggunaan santan kelapa untuk kuliner dilakukan oleh Zaskia Sari, Sarimin dan Sudarti. Zaskia Sari mengaku memakai santan untuk pengental adonan nagasari dan kolak. Pilihan santan kelapa diperoleh dengan cara membeli dalam bentuk cair. Selain lebih praktis, santan kelapa memudahkan pekerjaannya dalam pembuatan kue tradisional.

Sarimin, pedagang lontong sayur, mengaku membutuhkan santan dua liter per hari. Santan kelapa menjadi pengental sayur opor yang disajikan bersama lontong, daging ayam, telur dan kentang. Santan kelapa memberi sensasi rasa gurih, sehingga diperlukan kelapa tua dan berkualitas. Santan harus langsung diolah dan segera habis agar tidak basi dan lebih lezat.

“Kunci agar santan tetap lezat saat memasak, jangan pecah atau sering diaduk, hasilnya kuah santan gurih,”ulasnya.

Sudarti, pedagang nasi uduk, juga mengatakan santan kelapa menjadi penambah rasa gurih pada kuliner tradisionalnya. Beras yang diberi tambahan daun salam, serai dan santan menghasilkan nasi uduk. Nasi yang diolah dengan cara dikukus menjadi gurih oleh penggunaan santan kelapa. Setiap hari, ia membuat lima kilogram nasi uduk dengan santan kelapa satu liter.

Lihat juga...