Satgas Covid-19 Sikka Larang Rapid Antigen Dua Kali

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Kasus mengenai perbedaan hasil rapid test antigen yang dialami oleh seorang warga Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan Satgas Covid-19 melarang laboratorium klinik melakukan tes lagi di hari yang sama, apabila laboratorium sebelumnya sudah mengeluarkan hasilnya.

“Semua laboratorium klinik sudah diberitahukan agar jangan melakukan tes lagi apabila laboratorium sebelumnya telah mengeluarkan hasilnya,” sebut dr. Clara Yosefine Francis, MPH, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan di Jalan El Tari Kota Maumere, Jumat (4/6/2021).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, dr. Clara Y. Francis, MPH saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan di Jalan El Tari Kota Maumere, Jumat (4/6/2021). Foto: Ebed de Rosary

Clara menjelaskan, sebanyak 12 laboratorium klinik di Kota Maumere yang mendapatkan izin melakukan rapid test antigen sudah dikumpulkan sejak awal dan diberitahukan mengenai aturan tersebut.

Ia beralasan, karena Covid-19 merupakan penyakit menular maka pihaknya ingin segera memutuskan mata rantai penularan.

Dikatakannya, data yang diinput oleh laboratorium klinik secara online berdasarkan NIK, alamat dan nomor telepon tersebut, selain diketahui oleh semua klinik, juga dilihat oleh pihak bandara, syahbandar, Pelni dan Satgas Covid-19.

“Ketika hasil input data dari laboratorium klinik menyebutkan ada data warga yang positif Covid-19 maka kita akan melakukan swab. Dengan itu bisa diketahui apakah orang tersebut benar-benar positif dan apakah ada penularan atau tidak ke orang lainnya,” ungkapnya.

Clara menjelaskan, treking dilakukan agar jangan ada penyebaran kasus kepada orang lain sehingga secepatnya dilakukan treking dan pemeriksaan rapid antigen serta swab.

Ia menerangkan, hasil test rapid antigen di klinik dalam waktu yang hampir bersamaan, bisa saja mendapatkan hasil yang berbeda.

Lihat juga...