Sebanyak 91 ASN Positif COVID-19, Pemkab Bogor Tutup Sejumlah Layanan

Bupati Bogor, Ade Yasin. selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat - Foto Ant
CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat menutup sejumlah layanan di perkantoran, setelah 91 Aparatur Sipil Negara (ASN), dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19.

“Kami ambil kebijakan menghentikan sementara pelayanan pada dinas-dinas yang terkonfirmasi. Kemudian memperluas tracing, dengan melakukan rapid antigen minimal 10 kontak per kasus konfirmasi,” ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin, di Cibinong, Bogor, Kamis (24/6/2021).

Sedikitnya ada empat kantor layanan yang ditutup sementara, Bappedalitbang, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP).

Mempertimbangkan perkembangan penularan COVID-19, Ade Yasin juga menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan, agar mewajibkan rumah sakit di daerahnya, khususnya rumah sakit swasta menambah ruang perawatan minimal 30 persen. “Kami juga akan tambah tenaga kesehatan dengan merekrut relawan untuk pusat isolasi yang ada di Kabupaten Bogor,” ujar Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu.

Sebagai informasi, hingga Rabu (23/6/2021), Bed Occupancy Rate (BOR) di Kabupaten Bogor di 29 rumah sakit telah menyentuh 93,75 persen. Kemudian, jumlah kasus COVID-19 di Kabupaten Bogor sudah menembus angka 19.801 kasus, dengan rincian 779 kasus berstatus aktif, 110 kasus meninggal dunia, 18.906 kasus sembuh. (Ant)

Lihat juga...