Sebaran Covid-19 Pameungpeuk Terbanyak di Kabupaten Bandung

Editor: Makmun Hidayat

BANDUNG — Sejak 31 Mei hingga 6 Juni 2021, terjadi lonjakan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat menjadi 1.159 orang. Dari jumlah tersebut, sebaran terbesar ada di Kecamatan Pameungpeuk, yaitu sebanyak 195 kasus.

“Sebaran di Pameungpeuk ini memang didominasi oleh klaster pabrik dan keluarga. Kami sudah tinjau ke beberapa pabrik besar seperti Feng Tay agar mereka bisa terus dan lebih memperketat pelaksanaan prokesnya. Kami pun mengimbau masyarakat luas lebih disiplin, karena klaster keluarga ini besar juga,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana, Jumat (11/6/2021) di Soreang.

Selain Kecamatan Pameungpeuk, wilayah yang peta penyebaran kasus Covid-19 nya juga tinggi adalah Soreang (117 kasus), Bojongsoang (95 kasus), Rancaekek (81 kasus) dan Ciparay (68 kasus).

“Pola penyebarannya relatif sama, didominasi oleh klaster keluarga, kemudian ada juga klaster ziarah, dan klaster piknik setelah lebaran kemarin,” ungkap Grace.

Lebih lanjut Grace menyatakan, ada sekitar 173 kasus atau 15 persen dari total penderita Covid-19 yang membutuhkan perawatan Rumah Sakit. Sementara 58 kasus atau 5 persennya membutuhkan ICU.

“Kami telah meminta semua pihak, khususnya Relawan Satgas Covid-19 di Desa dan Kecamatan untuk memantau kepatuhan isolasi pasien Covid-19 termasuk yang melakukan kontak erat dengan mereka. Kita harap kedepan tidak terjadi lonjakan lagi,” jelasnya.

Di tempat berbeda, Kepala Puskesmas Pameungpeuk, Dokter Yulia Amrita mengatakan, bahwa pihaknya terus berupaya mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat setempat, tertutama bagi lansia.

“Kita tahu kasus Covid-19 di Pameungpeuk ini yang terbesar, maka dari itu kita terus percepat vaksinasi agar masyarakat bisa lebih terjaga dan meminimalisir risiko penyebaran, apalagi untuk lansia,” kata Yulia.

Puskesmas Pameungpeuk membuka layanan vaksinasi untuk lansia selama empat hari, mulai dari Senin hingga Kamis. Pelaksanaannya sendiri dibagi ke dalam dua sesi, pertama mulai pukul 08.00-10.00 WIB, dan kedua mulai pukul 10.00 sampai 11.00 WIB.

“Kita mohon bantuan masyarakat, agar yang memiliki anggota keluarga lansia bisa diantarkan ke sini. Syaratnya membawa KTP saja. Atau membawa surat keterangan domisili dari Kecamatan Pameungpeuk bagi yang KTP-nya di luar Pameungpeuk,” pungkas Yulia.

Lihat juga...