Semester Pertama 2021, BNN Kabupaten Batang Rehabilitasi 15 Pecandu Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang Krisna Anggara (kanan) dan Wakil Bupati Batang Suyono berfoto bersama pada acara Peringatan Hari AntiNarkotika Internasional di Batang, Senin (28/6/2021) - foto Ant

BATANG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), selama semester pertama 2021 telah merehabilitasi 15 pecandu narkotika dan obat berbahaya (Narkoba).

“Bagi pecandu yang melapor secara suka rela yang meminta rehabilitasi tidak dikenai aspek hukum dan biaya,” kata Kepala BNN Kabupaten Batang, Krisna Anggara, Senin (28/6/2021).

Berdasar data dari Kepolisian Resor Batang, di 2020 disebutkan polres telah mengungkap 60 kasus narkotika. Kemudian di Januari 2021 hingga Maret 2021, telah diungkap sebanyak 12 kasus. “Data itu menunjukan indikasi, penyalahgunaan narkotika di Batang cukup banyak. Karena faktanya, kasus yang belum berhasil diungkap kemungkinan juga lebih tinggi,” tandasnya.

Krisna mengatakan, sebagai langkah antisipasi terhadap peredaran narkoba, pihaknya bersama polres dan pemkab akan mengintensifkan Inspeksi Mendadak (sidak), di sejumlah lokasi. Termasuk di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang,

Adapun pertimbangan untuk mengintensifkan sidak di KITB, di lokasi tersebut banyak orang berasal dari luar daerah, sehingga potensi kerawanan penyalahgunaan narkoba bisa terjadi. “Di KIT Batang, akan kami lebih diawasi sebagai upaya mencegah peredaran narkoba di daerah wilayah setempat,” ujarnya.

Wakil Bupati Batang, Suyono mengatakan, tim gabungan terdiri atas BNNK, polres, dan pemkab, akan sering mengintensifkan pengawasan maupun inspeksi mendadak di KIT Batang setelah perusahaan telah berdiri. “Yang jelas, kami siap membantu kegiatan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN,” tandasnya. (Ant)

 

Lihat juga...