Setelah Blunder di Baku Azerbaijan, Mercedes Modifikasi Tombol Ajaib Hamilton

Pebalap tim Mercedes, Lewis Hamilton, memberikan keterangan dalam jumpa pers Grand Prix Prancis, Sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, Kamis (17/6/2021)  - Foto Ant
JAKARTA – Mercedes, mengaku telah memodifikasi tombol ajaib di kemudi mobil, Lewis Hamilton, untuk mencegah terulangnya kesalahan di Grand Prix Azerbaijan, yang menyebabkan juara dunia tujuh kali itu kehilangan peluang memimpin klasemen Formula 1.
Hamilton mengungkapkan, setelah balapan 6 Juni lalu di Baku, dia secara tak sengaja menekan tombol tersebut di restart balapan. Hal itu, menyebabkan dirinya kehilangan fungsi rem belakang, ketika menuju tikungan pertama. Hingga akhirnya menerobos ke area runoff, membuatnya kehilangan posisi dari P2 ke P15.

Pemuncak klasemen sementara, Max Verstappen dari tim Red Bull, telah mengalami kecelakaan dan Hamilton, yang berusaha menyalip rekan satu tim pebalap Belanda itu, Sergio Perez, untuk mememenangi lomba, kehilangan peluang untuk mengambil alih pimpinan klasemen sebelum blunder terjadi. “Kami hanya menyelubungi tombol itu, untuk memastikan saya menyentuhnya dengan tidak sengaja,” kata Hamilton, jelang Grand Prix Prancis, Kamis (17/6/2021).

Hamilton mengatakan, setelah balapan di Baku bahwa apa yang terjadi merupakan kesialan. “Itu untuk jangka pendeknya. Tentunya kemudi ini tidak mudah diubah atau dipindahkan tombolnya. Kami akan melihat solusi jangka panjang. Itu tentunya bukan karena tekanan dari Max dan saya bahkan tidak menganggapnya sebagai kesalahan. Saya tidak merasakan tekanan apapun, saya merasa cukup relaks. Anda tidak bisa selalu sempurna. Suatu kesalahan adalah ketika Anda membalap keluar trek karena melewatkan titik pengereman atau menabrak tembok. Itu seperti unforced error. Sayangnya hal itu cukup merugikan kami tapi Anda belajar dari pengalaman,” tandasnya.

Hamilton. saat ini terpaut empat poin di belakang Verstappen, setelah enam balapan. Hamilton tercatat memenangi tiga dari enam balapan yang telah dilakoni. Baku, menyaksikan kesalahan kedua yang dilakukan oleh Hamilton di musim ini, setelah sang pebalap keluar dari trek dan menyenggol pagar pembatas di Imola pada April sebelum balapan dihentikan. Hal itu sedikit memberi waktu bagi Hamilton yang pada akhirnya finis runner-up.

Pebalap F1 paling sukses sepanjang masa itu meraih hanya tujuh poin dari dua kunjungan terakhirnya di sirkuit jalan raya Monako dan Baku, akan tetapi ia bisa cukup tenang tiba di Le Castellet akhir pekan ini. Hamilton telah memenangi dua Grand Prix Prancis terakhir, sebelum dibatalkan karena pandemi pada 2020, dari pole position. (Ant)

Lihat juga...