Tingkatkan Kompetensi UMKM, Wirausaha Muda Bantul Ikuti Pelatihan

BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengadakan Pelatihan Kewirausahaan bagi Wirausaha Muda yang Kreatif dan Inovatif untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan usaha mikro serta kapasitas dan kompetisi sumber daya manusia usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Sesuai arahan Presiden saat ini ada tiga hal penting yang harus ditangani, yaitu pandemi COVID-19, pemulihan ekonomi serta terkait investasi.⁣ Untuk saat ini yang saya sampaikan terkait UMKM yaitu untuk pemulihan ekonomi dan investasi,” kata Wakil Bupati Bantul, Joko B. Purnomo dalam pengarahan acara Pelatihan Kewirausahaan di Bantul, Rabu.

Menurut dia, pada masa pandemi COVID-19 ada sejumlah dampak bagi wirausahawan, dan untuk kembali meningkatkan geliat usaha para pelaku UMKM diperlukan inovasi serta kolaborasi bersama.

“Untuk menyelesaikan masalah ekonomi harus ada inovasi dan inovasi itu dapat muncul dari forum-forum seperti ini. Dengan forum ini kita harapkan dapat disampaikan kendala-kendala yang dihadapi pelaku UMKM dan bersama dicari jalan keluarnya,” katanya.

Apalagi, lanjut Wabup Bantul, UMKM menjadi salah satu dari tiga sektor penting di Bantul dengan populasi mencapai 50 ribu pelaku, selain sektor pertanian dengan populasi terbesar dan juga sektor pariwisata.

“Dengan simbiosis mutualisme antar sektor dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara bersama-sama. UMKM dapat membantu sektor pariwisata dan sektor pariwisata dapat memfasilitasi sektor UMKM,” katanya.

Wakil Bupati Bantul juga mengingatkan para pelaku UMKM agar dapat berkolaborasi bersama-sama sehingga dapat tumbuh berkembang bersama.

“Jangan sampai ada yang mencari keuntungan untuk diri sendiri, kalau ada yang mendapatkan order besar dan tidak bisa melayani sendiri dapat disubkan ke teman UMKM sejenis sehingga dapat berkembang bersama-sama,” katanya.

Selain agar dapat tumbuh positif secara bersama-sama, kata Wabup Bantul, dengan kolaborasi bersama-sama dapat pula menghindari timbulnya permasalahan antar UMKM. ⁣

Oleh sebab itu, Wakil Bupati mengharapkan, dalam situasi saat ini para pelaku UMKM dapat berkolaborasi dengan pelaku jasa teknologi informasi seperti ojek online dalam memasarkan produknya. (Ant)

Lihat juga...