Tumpukan Sampah di Kali Menir Jatimulya Bekasi Terkesan Dibiarkan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Sampah di Kali menir, jalan raya Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tepat di depan Puskemas Kelurahan setempat terkesan dibiarkan begitu saja.

Juhasan Lurah Pengasinan, Rabu (16/6/2021) mengakui sudah berkoordinasi untuk membersihkan saluran air agar tidak jadi penyebab banjir di lingkungan nya. Foto: Muhammad Amin

Berdasarkan pantauan Cendana News, sampah rumah tangga seperti plastik, botol air mineral dan produk kemasan lainnya menumpuk bercampur lumpur dan dibiarkan begitu saja. Hal tersebut dituding pihak Kelurahan Pengasinan Rawalumbu Kota Bekasi, jadi salah satu penyebab banjir di wilayahnya.

“Tumpukan sampah itu tepat berada di tengah pemukiman kelurahan Jatimulya, yang berbatasan langsung dengan Kota Bekasi. Saya sudah beberapa kali koordinasi dengan UPTD LH, dan kelurahan setempat, tapi belum direspon,” ujar Juhasan Lurah Pengasinan, Rawalumbu di konfirmasi Cendana News, Rabu (16/6/2021).

Juhasan mengaku, Sabtu ini akan mengajak warga di Kelurahan Pengasinan untuk membersihkan Kali Menir tersebut.

“Saya sudah beberapa kali koordinasi, baik dengan kelurahan RT/RW setempat, tapi tidak ada respon, rencananya Sabtu ini kami akan bersihkan saluran Kali Menir itu dari sampah yang menumpuk,” tegas Juhasan.

Dikatakan, penyebab banjir adalah masalah sampah kedua waduk tidak bisa dibuka karena saluran menyempit. Biasanya kiriman air dari Rawalumbu Bojong Menteng dan Mustikasari masuk dulu ke folder, ketika air sudah penuh maka folder dibuka. Tapi karena saluran Kali Menir dipenuhi sampah air tidak bisa mengalir.

“Akibatnya air terjun bebas ke komplek PHP,” tegas Juhasan.

Dikonfirmasi terpisah, Fikri, Lurah Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mengaku bahwa kondisi Kali Menir di lingkungannya dipenuhi material sampah. Namun demikian dia menyebut bahwa sampah itu tidak hanya berasal dari lingkungan sekitar, tetapi kiriman dari berbagai wilayah.

“Benar, itu lokasi di Kali Menir, depan Puskesmas Jatimulya. Saya akan coba koordinasi dengan Lurah Pengasinan,” tukasnya mengaku belum mengetahui rencana Lurah Juhasan.

Dikonfirmasi terkait peninggian jembatan untuk meminimalisir banjir di wilayah Jatimulya dan sekitarnya Firkri mengaku sudah menyampaikan langsung melalui Musrenbang, baik ke DPRD Kabupaten Bekasi dan Kecamatan Tambun Selatan.

“Terkait jembatan saya sudah sampaikan langsung ke Kabid DBMSDA Kota Bekasi, melalui telpon bahwa untuk pengusulan sudah disampaikan dari awal untuk peninggian jembatan di jalan Nusantara di Jatimulya. Sudah disampaikan ke Dewan Kabupaten Bekasi, bukan tidak ada tanggapan, tapi tentunya jika sebatas ngobrol saja tentu respon pelan,” pungkas Fikri.

Lihat juga...