UNFPA Dukung Program Kesehatan Reproduksi di Indonesia

Editor: Koko Triarko

Sekretaris Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Himawan Hariyoga, memberikan paparan pada acara Peluncuran Dukungan Dana dari Pemerintah Jepang terhadap Pemerintah RI secara virtual, Jumat (4/6/2021). -Humas Bappenas

JAKARTA – Upaya pemerintah Indonesia dalam memberikan kemudahan layanan akses kesehatan reproduksi (Kespro) terhadap masyarakat, mendapat dukungan dari pemerintah Jepang. Melalui United Nation Populations Fund (UNFPA) Indonesia, pemerintah Jepang menyalurkan bantuan berupa dana sebesar US$ 2.863.636.

Sekretaris Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Himawan Hariyoga, mengungkapkan, fokus program kesehatan reproduksi akan diwujudkan pada three zeros (tiga pengentasan).

“Yaitu, mengentaskan kematian ibu yang bisa dicegah. Mengentaskan kebutuhan keluarga berencana yang tidak terpenuhi. Dan, mengentaskan kekerasan berbasis gender serta praktik-praktik berbahaya terhadap perempuan dan anak, termasuk perkawinan anak,” kata Himawan, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/6/2021).

Menurut Himawan, ketiga upaya tersebut sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals khususnya tujuan ke tiga, yakni Kehidupan Sehat dan Sejahtera, juga tujuan ke lima, yaitu Kesetaraan Gender.

“Saya mewakili pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada UNFPA Indonesia, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, dan pihak pendukung terselenggaranya kegiatan ini yang terus berinisiatif memastikan pembangunan secara berkelanjutan melalui kemitraan antara pemerintah Indonesia dengan lembaga internasional dan negara mitra, khususnya  dalam rangka memastikan pembangunan SDM di Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing,” tukas Himawan.

Sementara itu, Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Kanasugi juga mengutarakan, bahwa Jepang telah meluncurkan proyek baru dengan UNFPA, untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi oleh perempuan dan penduduk yang paling rentan terhadap dampak pandemi Covid-19.

“Proyek ini menunjukkan komitmen kuat dari Jepang dalam memastikan keamanan manusia serta perlindungan terhadap perempuan dan penduduk rentan lainnya di Indonesia. Jepang akan terus bekerja sama dengan Indonesia untuk mengatasi pandemi ini,” pungkas Kenji.

Lihat juga...