Vaksinasi COVID-19 di Indonesia Sudah Mencakup 20,1 Juta Penduduk

Warga menjalani vaksinasi COVID-19 di Poliklinik Bhayangkara Polda Banten di Serang, Minggu (13/6/2021) - Foto Ant

JAKARTA – Vaksinasi COVID-19 di Indonesia, sudah mencakup 20,1 juta lebih penduduk. Hal itu berdasarkan data yang dimiliki Satuan Tugas Penanganan COVID-19, pada Minggu (13/6/2021) siang.

Menurut data Satuan Tugas, jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 pada Minggu (13/6/2021) pukul 12.00 WIB, bertambah 114.750 orang menjadi 20.158.937 orang. Jumlah penduduk yang sudah mendapat dua kali suntikan vaksin COVID-19, atau sudah selesai menjalani vaksinasi tercatat ada 11.568.443 orang, bertambah 9.305 orang dari hari sebelumnya.

Sasaran program vaksinasi COVID-19 tahap I dan II, sebanyak 40.349.049 orang. Meliputi sumber daya manusia bidang kesehatan, pekerja sektor pelayanan publik, dan warga lanjut usia. Pemerintah, berencana memvaksinasi 181,5 juta orang atau sekitar 70 persen dari penduduk secara bertahap dalam waktu 15 bulan, guna mewujudkan kekebalan komunal terhadap COVID-19. Pemerintah meningkatkan kapasitas pelayanan vaksinasi guna mempercepat penuntasan pelaksanaan vaksinasi.

Sementara itu, vaksinasi COVID-19 di Kota Batam sudah mencakup 5,6 juta guru dan tenaga kependidikan. Ditargetkan, vaksinasi tersebut bisa selesai sebelum pembelajaran tatap muka kembali pada tahun ajaran baru 2021/2022.

Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, menargetkan 70 persen warganya menerima vaksin COVID-19, pada akhir Juli 2021. Hal itu demi menciptakan kekebalan tubuh komunal. “Akhir Juli harus sudah 70 persen dan Agustus kami targetkan 100 persen,” kata Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi, saat menghadiri pelaksanaan vaksinasi di Temenggung Abdul Djamal Batam, Minggu (13/6/2021).

Pemerintah Kota Batam, mengajak seluruh warganya yang berusia di atas 18 tahun, untuk datang ke aula olahraga (sport hall), untuk mendapatkan imunisasi COVID-19, pada 13-25 Juni 2021, mulai pukul 8.00-15.00 WIB. Pemerintah daerah tersebut, melibatkan puluhan tenaga medis dari Pemerintah Kota Batam, dibantu personel Badan Pengusahaan (BP) Batam, TNI dan Polri dalam vaksinasi terpusat itu.

Wali Kota berharap, seluruh masyarakat dapat mengikuti program pemerintah itu, demi memerangi penularan COVID-19. Aabila angka penularan COVID-19 dapat ditekan, diyakini kehidupan akan berangsur pulih. “Dengan demikian kita juga harapkan ekonomi Batam dapat segera pulih,” kata dia.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengatakan, pemerintah provinsi mendukung program vaksinasi COVID-19 di Kota Batam. Ia menyatakan, alokasi vaksin untuk di Batam menjadi prioritas, karena jumlah penduduknya juga paling banyak dibanding kabupaten kota lain di provinsi kepulauan itu. “Kita terus koordinasi dengan Pemkot Batam, berapa vaksin yang dibutuhkan akan kita kirimkan,” kata Wakil Gubernur.

Lihat juga...