Warga Cibodas Solokanjeruk Gencarkan Penyemprotan Disinfektan Swadaya

BANDUNG — Warga desa Cibodas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung terus menggencarkan kegiatan penyemprotan disinfektan guna menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Kegiatan tersebut mereka lakukan secara swadaya.

“Penyemprotan ini inisiatif dari warga sendiri, dan didukung juga oleh desa. Kita semua satu tujuan, sebisa mungkin meniadakan corona masuk ke wilayah kita,” ujar Ayip, salah seorang warga setempat yang ikut melakukan giat penyemprotan disinfektan, Kamis (24/6/2021) di desa Cibodas.

Ayip mengatakan, dalam seminggu, masyarakat setempat melakukan penyemprotan sebanyak tiga kali, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Adapun anggarannya dihasilkan dari iuran yang diberikan masyarakat.

“Ada yang sumbang Rp5.000, ada yang Rp10.000 bahkan ada yang Rp100.000, ada juga yang tidak nyumbang uang, tapi nyumbang tenaga. Alhamdulillah ini bukti kalau kita itu sama-sama peduli terhadap kesehatan dan keselamatan bersama,” ungkap Ayip.

Di samping melakukan penyemprotan disinfektan, menurut Ayip, masyarakat setempat pun telah membangun kebiasaan saling mengingatkan agar menggunakan masker saat keluar rumah.

“Jadi sudah saling peduli begitu. Iya kita harap Kabupaten Bandung ini segera jadi zona hijau lagi. Kita sama-sama menjaga diri, keluarga dan lingkungan kita,” tandas Ayip.

Di tempat yang sama, Oman Sukanti, warga setempat juga mengutarakan hal yang sama. Menurutnya, saat ini masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan, pasalnya Covid-19 selalu jadi topik perbincangan.

“Sekarang kalau ada yang deman, pilek pasti ujung-ujungnya ke corona. Kebetulan sekarang demam itu memang sedang banyak, cuma belum ketahuan apakah benar karena corona atau demam biasa karena faktor cuaca,” kata Oman.

Ia pun berharap, agar masyarakat tidak selalu mengarahkan penyakit sebagai Covid-19. Sebab menurut Oman, hal itu tidak saja mengganggu kesehatan, tapi juga mental.

“Apalagi sekarang kan kasusnya banyak, boleh saling mengingatkan tapi jangan terus dibilang ini corona. Itu bisa bikin orang jadi terpuruk,” pungkas Oman.

Lihat juga...