3.696 Warga Maritim di Sikka Sudah Divaksin

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Serbuan Vaksinasi Maritim yang digencarkan TNI AL Lanal Maumere terus berjalan selama dua minggu di bulan Juli 2021, hingga menyasar ribuan masyarakat maritim di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

“Serbuan vaksinasi kali ini berhasil mevaksin sebanyak 50 warga, “ kata Komandan Pangkalan TNI AL Maumere, Kolonel Laut (P) Dwi Yoga P. MTr. Hanla, MM., CTMP., saat dihubungi pada Minggu (18/7/2021).

Dwi Yoga mengatakan, warga yang tervaksin merupakan mereka yang sudah terdaftar sebelumnya dengan cara bertahap, sehingga kerumunan dapat dihindari.

Komandan Lanal Maumere, Kolonel Laut (P) Dwi Yoga P. MTr. Hanla, MM., CTMP., saat ditemui di Mako Lanal Maumere, Sabtu (17/7/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Dengan demikian, total keseluruhan warga masyarakat maritim Kabupaten Sikka yang telah tervaksin sejumlah 3.696 orang ,dari 4.200 warga yang terdaftar.

“Sisa warga yang terdaftar yang belum tervaksin berjumlah 504 orang. Kita akan terus laksanakan vaksinasi,” tuturnya.

Dwi Yoga mengharapkan serbuan vaksin yang dilaksanakan oleh TNI AL Lanal Maumere ini dapat membantu pemerintah dalam memerangi Covid-19 di Indonesia, khususnya Kabupaten Sikka.

“Warga yang belum melaksanakan vaksinasi diharapkan segera vaksin di Balai Kesehatan TNI AL Lanal Maumere, masyarakat tidak perlu khawatir karena vaksin aman, halal dan gratis,” ucapnya.

Dwi Yoga menambahkan, pada Minggu (18/7) bertempat di Balai Kesehatan Lanal Maumere, Vaksinator BK Lanal Maumere dan Puskesmas Wolomarang kembali melaksanakan tugasnya memvaksin warga masyarakat maritim yang telah terdaftar.

Dia memaparkan, vaskinasi menggunakan vaksin Sinovac dukungan dari Dinas Kesehatan Pangkalan TNI AL VII Kupang.

“Hal ini selaras dan sejalan dengan perintah langsung dari pimpinan TNI AL, yaitu Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, SE., MM., untuk membantu mempercepat dan memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, dr. Clara Yosefine Francis, MPH., menyebutkan jumlah pasien yang meninggal karena Covid-19 sebanyak 47 orang, 10 orang berstatus probable.

Clara menambahkan, persentase jumlah kasus positif Covid-19 setiap hari berjumlah 15,78 persen dengan tingkat kesembuhan 70,62 persen, dan angka kematian kasus 1,79 persen.

“Kita terus gencar memberikan edukasi dan sosialisasi, agar jumlah kasus positif Covid-19 di Sikka bisa menurun. Tiga kecamatan di Kota Maumere, yakni Alok, Alok Barat dan Alok Timur jumlah kasusnya tertinggi,” ungkapnya.

Lihat juga...