Pemerintah Sediakan Fitur Cek Lokasi Vaksinasi di Website

JAKARTA – Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menyediakan fitur tambahan di website covid19.go.id yang memberikan informasi fasilitas kesehatan (faskes) yang melayani vaksinasi Covid-19 di Jakarta.

Koordinator PMO Komunikasi Publik KPCPEN, Arya Sinulingga, mengatakan di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang sangat tinggi saat ini, vaksinasi merupakan salah satu cara melindungi semua masyarakat karena dapat mengurangi risiko terjadinya sakit bagi yang tertular virus Covid-19.

“Dalam rangka memudahkan masyarakat Jakarta mencari informasi lokasi yang menyediakan layanan vaksinasi, kami siapkan fitur tambahan pada website covid19.go,id,” ujar Arya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Tautan lebih detail untuk mendapatkan Informasi tersebut bisa diakses di https://covid19.go.id/faskesvaksin. Melalui fitur tersebut, diharapkan dapat memudahkan masyarakat mencari lokasi vaksinasi terdekat dan segera mendapatkan vaksinasi.

Menurut Arya, cukup klik tautan https://covid19.go.id/faskesvaksin, kemudian temukan lokasi vaksinasi terdekat. Pilih provinsi dan kabupaten/kota lantas klik “cari sekarang”. Misalkan, klik Provinsi DKI Jakarta dan Kota Jakarta Selatan, maka akan ditemukan 160 faskes.

Setelah itu, website akan menampilkan peta lokasi faskes dan detail informasi lainnya seperti alamat lengkap, nomor telepon dan masyarakat bahkan bisa langsung dapat meminta diarahkan dengan mengklik “Arahkan”.

Arya menambahkan, untuk saat ini fitur tersebut masih untuk wilayah Jakarta, namun akan terus dikembangkan untuk ke wilayah lain.

“Dalam waktu dekat akan kita kembangkan fitur ini hingga akhirnya dapat mencakup seluruh Indonesia. Ke depan, kita juga akan kembangkan agar fitur ini dapat memberikan informasi vaksin yang tersedia,” kata Arya.

Dia juga meminta masyarakat untuk segera lakukan vaksinasi demi keselamatan bersama.

“Vaksinasi adalah ikhtiar kita untuk melindungi diri dan bangsa ini dari pandemi dengan cara membangun herd immunity,” katanya.

Arya memaparkan, hingga kini lebih dari 49 juta dosis vaksin telah diberikan kepada sekitar 34,5 juta orang yang menerima vaksin dosis pertama dan sekitar 14,5 juta sudah mendapatkan dosis kedua. “Ayo masyarakat yang belum divaksin untuk mendapatkan vaksin sekarang juga,” ajak Arya. (Ant)

Lihat juga...