Ada Empat Oknum Personel TNI AD Terlibat Pembunuhan Wartawan di Simalungun

Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hasanuddin, menanyai salah seorang oknum TNI AD yang diduga terlibat kasus penganiayaan Marsal Harahap - Foto Ant

MEDAN – Pomdam I/Bukit Barisan mengungkap adanya keterlibatan empat oknum anggota TNI AD, dalam kasus tewasnya seorang wartawan bernama Marsal Harahap, di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hasanuddin mengatakan, berdasarkan hasil pengembangan penyidikan, telah menetapkan tiga orang oknum TNI AD lainnya menjadi tersangka yaitu, DE, LS, dan PMP. Mereka sebagai penyedia dan penjual senjata api ilegal.

Hasanuddin menegaskan, ketiga tersangka baru tersebut telah ditahan oleh penyidik. “Sudah ada langkah-langkah yang telah diambil Kodam I/BB melalui Pomdam I/BB, terkait penganiayaan berencana yang diduga dilakukan Praka AS terhadap Marsal, yang berprofesi sebagai wartawan,” kata Haanuddin, Rabu (28/7/2021).

Pangdam mengatakan, penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI tersebut, terjadi di Jalan Tutwuri Huta VII,Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Jumat (18/6/2021).

Terkait kasus tersebut, Pomdam I/BB telah mendatangi tempat kejadian perkara dan mengamankan saksi-saksi sejumlah 15 orang. “Dari hasil olah TKP, keterangan para saksi, bukti rekaman CCTV dan lain-lain, pelaku diduga oknum anggota TNI AD atas nama Praka AS, dan masih dikembangkan kemungkinan masih ada tersangka lain,” ucapnya.

Hasanuddin mengatakan, saat ini oknum anggota TNI AD itu sudah ditahan di Pomdam I/BB guna diproses pemeriksaan dan pengusutan lebih lanjut, sedangkan  pelaku sipil diproses sesuai peraturan hukum di Polres Simalungun. “Saya pastikan, tidak ada intervensi dalam penanganan kasus ini, kita proses hukum sesuai ketentuan Undang-Undang serta prosedur yang berlaku, Kodam I/BB telah membuktikan komitmen untuk mengungkap kasus ini secara terang benderang. Saya akan menindak tegas setiap oknum anggota TNI AD yang terlibat dalam kasus tersebut,” kata jenderal bintang dua tersebut.

Sebelumnya, Kepolisian menetapkan tiga tersangka kasus pembunuhan wartawan yang juga pemilik media online atau daring, lassernewstoday, di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Keterangan itu disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, didampingi Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin, dalam konferensi pers di markas Polres Pematangsiantar, Kamis sore (24/6/2021).

Ketiga tersangka berinisial YFP (31) dan S (57) warga Kota Pematangsiantar, dan A, seorang oknum TNI selaku eksekutor penembakan. Kapolda Sumut mengungkapkan, tersangka S sakit hati atas pemberitaan korban, terkait peredaran narkoba di tempat hiburan malam miliknya, dan menyuruh orang untuk memberikan pelajaran.

Korban, Mara Salem Harahap atau Marsal (42), tewas dengan luka tembak pada Jumat, 18 Juni 2021, tengah malam, saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya yang berada di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. (Ant)

Lihat juga...