Aminah Manfaatkan Pinjaman ‘Modal Kita’ untuk Beli Pupuk

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANJARNEGARA – Keberadaan unit usaha simpan pinjam ‘Modal Kita’ yang dijalankan Koperasi Pelita Sejahtera Mandiri, terbukti mampu memberikan manfaat bagi warga di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Selain menjadi solusi permodalan bagi para petani kentang saat awal musim tanam, unit usaha ‘Modal Kita’ ini juga mampu mendorong warga di kawasan wisata dataran tinggi Dieng untuk memulai usaha di sektor pariwisata. Baik itu menjual makanan ringan, suvenir, oleh-oleh atau pun barang khas Dieng lainnya.

Salah seorang warga, Aminah, mengaku, sudah 2 tahun terakhir menjadi anggota nasabah Koperasi Pelita Sejahtera Mandiri.

Warga pedukuhan Karangsari ini mengatakan, selama ini telah dua kali mendapatkan akses pinjaman modal usaha. Yakni sebesar Rp2 juta di tahun pertama dan Rp5 juta di tahun kedua.

“Pinjaman ini saya gunakan untuk modal membeli pupuk dan obat pertanian saat awal musim tanam. Selain itu juga untuk tambahan modal berjualan Carica (oleh-oleh khas Dieng). Ya tentu sangat membantu. Karena prosesnya mudah. Tanpa ada jaminan. Cepat. Dan tahu sama tahu, karena pengurusnya juga hanya warga satu desa,” ungkapnya, Selasa (13/7/2021).

Sementara itu, Manajer Umum Koperasi Pelita Sejahtera Mandiri, Elina Ningtrias, menyebut, sejak didirikan November tahun 2019 lalu, unit usaha ‘Modal Kita’ sampai saat ini telah membantu sebanyak kurang lebih 339 anggota nasabah yang tersebar di sebanyak 7 kelompok. Sementara total guliran dana pinjaman modal usaha yang sudah tersalurkan tercatat telah mencapai Rp732 juta.

Manajer Umum Koperasi Pelita Sejahtera Mandiri, DCML Dieng Kulon, Elina Ningtrias, dijumpai Cendana News, Selasa (13/7/2021) – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Dari modal awal yang diberikan Yayasan Damandiri sebesar Rp453 juta, saat ini telah berputar di masyarakat sebesar Rp732 juta. Mayoritas pemanfaat pinjaman modal usaha ini adalah para petani kentang dan pedagang wisata,” ungkapnya.

Pihak koperasi sendiri mengakui tingginya antusiasme warga desa untuk memanfaatkan pinjaman usaha ‘Modal Kita’ ini. Namun karena dampak pandemi Covid-19 sangat terasa, maka pihak koperasi untuk sementara menunda penyaluran pinjaman modal usaha ini. Yakni dengan tetap fokus pada sekitar 339 nasabah yang ada.

“Nanti setelah pandemi Covid-19 ini berakhir, kita akan segera melakukan percepatan penambahan anggota nasabah. Target kita dari sekitar 1200 KK di Desa Dieng Kulon, seluruhnya bisa menjadi anggota koperasi,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sejak 2018 lalu, Yayasan Damandiri menetapkan Desa Dieng Kulon sebagai salah satu desa binaan program Desa Cerdas Mandiri Lestari.

Lewat program ini Yayasan Damandiri berupaya mengatasi persoalan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Dieng Kulon melalui berbagai program pemberdayaan.

Selain mendirikan koperasi jasa KUD Pelita Sejahtera Mandiri sebagai motor penggerak ekonomi, Yayasan Damandiri juga menggelontorkan dana bantuan pinjaman modal usaha bagi warga miskin melalui program ‘Modal Kita’.

Selain itu di sektor pariwisata, Yayasan Damandiri juga mendirikan dua unit usaha sekaligus yakni objek wisata Taman Bunga Dieng Garden serta Warung Cafe Damandiri.

Lihat juga...