Angka Covid-19 Masih Tinggi, PTM di Kota Semarang Diminta Ditunda

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Ketua Yayasan Pendidikan Nasional Karangturi, Harjanto Halim, saat ditemui di Sekolah Karangturi, Graha Padma Semarang, Kamis (1/7/2021). Foto Arixc Ardana

SEMARANG — Lonjakan angka Covid-19 di Kota Semarang dalam tiga pekan terakhir, menyebabkan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap III, yang direncanakan akan dilakukan pada 12 Juli 2021 mendatang, dipastikan ditunda.

“Saat ini kita masih fokus pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk jenjang SD-SMP, karena tahapannya belum selesai, jadi belum bicara soal uji coba PTM. Namun, jika melihat kondisi angka covid-19, yang masing tinggi, kemungkinan penundaan bisa saja dilakukan. Pembelajaran tetap dilakukan secara daring,” papar Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri di Semarang, Kamis (1/7/2021).

Ditandaskan, pihaknya tidak akan terburu-buru apalagi memaksa untuk PTM. “Pasti kita lihat kondisinya di lapangan seperti apa, sebab kita juga harus turut serta untuk mencegah penyebaran covid-19. Jika kasus Covid-19 sudah mulai turun dan landai, bisa saja uji coba PTM dilakukan, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” tandasnya.

Terpisah, suara permintaan penundaan PTM juga disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Nasional Karangturi, Harjanto Halim.

“Ya sebenarnya kita ingin PTM bisa segera dilakukan, namun ternyata dalam minggu-minggu ini, lonjakan angka covid-19 di Kota Semarang cukup tinggi. Jadi kalau melihat kondisi sekarang ini, sebaiknya memang PTM ditunda terlebih dulu,” terangnya, saat ditemui di Sekolah Karangturi, Graha Padma Semarang, Kamis (1/7/2021).

Di satu sisi, sebenarnya dari segi sarana prasarana dalam pencegahan penyebaran covd-19, Harjanto mengaku sudah siap. Termasuk vaksinasi covid-19 kepada para guru.

“Kita sebenarnya sudah siap, Karangturi ini kan mencakup pendidikan dari TK, SD, SMP, SMA hingga Universitas Karangturi, dari segi sarana prasarana dalam pencegahan covid-19, kita siap. Guru juga sudah divaksin semuanya, apalagi ada program percepatan dari Pemkot Semarang. Namun kalau kondisi covid-19 masih tinggi, kita inginnya uji coba PTM kembali ditunda terlebih dulu,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Melly Pangestu. Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang tersebut, menegaskan saat ini sektor kesehatan menjadi perhatian utama, sehingga pihaknya meminta agar uji coba PTM tahap III ditunda pelaksanaannya.

“Angka covid-19 masih tinggi. Apalagi saat ini Kota Semarang juga sedang menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), dalam upaya menekan penyebaran covid-19. Jadi sebaiknya, anak-anak di rumah dulu, pembelajaran dilakukan secara online,” tandasnya.

Secara luas, pemerintah pusat juga sudah menetapkan PPKM Darurat di Jawa-Bali untuk menekan laju penularan covid-19. Kebijakan ini berlaku mulai 3- 20 Juli 2021. “Kota Semarang juga masuk dalam daftar kabupaten/kota yang akan menerapkan PPKM Darurat. jadi, fokus kita sekarang ini, bagaimana agar angka covid-19 ini menurun, termasuk dengan mempercepat pelaksanaan vaksinasi,” pungkasnya.

Lihat juga...