Antisipasi Kemacetan, Pemdes Samiran Prioritaskan Pelebaran Jalan Kawasan Wisata

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BOYOLALI — Pesatnya perkembangan sektor pariwisata di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, yang merupakan salah satu desa binaan Yayasan Damandiri, tak bisa ditampik menimbulkan sejumlah tantangan baru yang harus segera diatasi.

Salah seorang warga, pelaku usaha di kawasan tempat wisata Taman Bunga Merapi Garden, serta Kampung Homestay Damandiri, Karti, (dok CDN)

Semakin banyak munculnya tempat-tempat wisata baru, serta semakin ramainya pelaku usaha maupun wisatawan, mulai menimbulkan persoalan kemacetan di desa yang terletak di kawasan terpencil lereng gunung Merapi dan Merbabu ini. Kemacetan ini biasanya terjadi di masa liburan, baik itu hari libur nasional maupun setiap akhir pekan.

Salah seorang warga pelaku usaha di kawasan tempat wisata Taman Bunga Merapi Garden, serta Kampung Homestay Damandiri, Karti membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, hampir setiap akhir pekan jalan utama menuju lokasi wisata tempatnya berjualan selalu dipenuhi antrean kendaraan wisatawan yang berlalu lalang.

Sempitnya bahu jalan, bahkan tak jarang membuat kemacetan kerap terjadi. Kemacetan ini diakibatkan banyaknya mobil wisatawan yang diparkir di pinggir jalan, sebagai akibat terbatasnya lahan parkir yang ada di sejumlah objek wisata.

“Ya kalau bisa lahan parkir diperluas, selain itu bahu jalan menuju lokasi wisata juga diperlebar. Sehingga tidak menimbulkan kemacetan lagi,” ungkapnya kepada Cendana News beberapa waktu lalu.

Sementara itu Kepala Desa Samiran, Herman, selalu pemangku kebijakan, mengaku sudah memiliki rencana untuk mengantisipasi persoalan kemacetan di kawasan wisata Kampung Homestay Damandiri dan Taman Bunga Merapi Garden setiap musim liburan tersebut. Salah satunya adalah dengan memperlebar bahu jalan desa yang ada.

“Tahun ini sudah kita anggarkan untuk itu (pelebaran jalan). Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini dapat segera dikerjakan” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, sejak ditetapkan sebagai desa binaan Yayasan Damandiri 2017 lalu Desa Samiran, Selo Boyolali Jawa Tengah mengalami perkembangan ekonomi yang sangat pesat. Lewat berbagai program pemberdayaan yang dijalankan, Yayasan Damandiri, mampu mampu mengubah paradigma masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian untuk beralih ke sektor pariwisata.

Hal ini ditandai dengan menjamurnya sejumlah lokasi wisata baru maupun berbagai jenis usaha di bidang pariwisata, di kawasan lereng gunung Merapi dan Merbabu ini. Tak hanya mampu menyediakan lapangan kerja baru, keberadaan sejumlah lokasi wisata baru ini juga mampu memberikan pemasukan tambahan serta meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Lihat juga...