Bangunan di Atas Saluran Air di Jatimelati, Dibongkar

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Bangunan di atas saluran air di Jalan Raya Hankam, tepatnya di RT 02/ RW 06, Kelurahan Jatimelati, Pondokmelati, Kota Bekasi, Jawa Barat, akhirnya dibongkar. Pembongkaran dilakukan langsung oleh tukang yang tengah mengerjakan bangunan tersebut.

Terpantau di lokasi, bangunan bagian atas yang sebelumnya berdiri di atas saluran air sudah dibongkar. Terlihat bangunan tinggal menyisakan besi penahan, sementara tembok batako sudah dibongkar oleh tukang yang masih melakukan pembangunan rumah toko tersebut.

Sebelumnya, bangunan semacam rumah toko di Jalan Raya Hamkam, Ujung Aspal itu sempat diprotes oleh warga setempat dengan meminta agar segera dibongkarkan. Hal tersebut karena kekhawatiran dampak pada aliran air di wilayah, hingga berpotensi menyebabkan banjir.

Tim kelurahan dari tiga pilar dan Distaru saat melakukan pengecekan bangunan di atas saluran air di Jalan Raya Hankam, Jatimelati, Kota Bekasi, sebelum dilakukan pembongkaran, Jumat (23/7/2021). –Foto: Amin

“Saya sudah perintahkan sekretaris untuk ke lokasi melihat langsung bangunan yang diprotes warga di RT 02/06. Setelah itu, kami juga menemui pemilik bangunan dan meminta agar dibongkar mandiri,” ungkap Kardi, Lurah Jatimelati, kepada Cendana News, Jumat (23/7/2021).

Dikatakan, bahwa tim juga melakukan pengecekan terkait izin bangunan. Dan, memang bangunan tersebut diketahui setelah membaca berita di Cendana News. Tapi, imbuhnya, terpenting saat ini sudah ada tindaklanjutnya.

Menurutnya, pemilik bangunan cukup koperatif dengan langsung menindaklanjuti merobohkan bangunan yang dibangunnya di atas saluran air tersebut. Hal ini jelas menyalahi, karena dikhawatirkan diikuti oleh pemilik bangunan lainnya di sepanjang saluran air tersebut.

“Saya sebenarnya belum cek lagi ke lokasi, karena sudah perintahkan sekretaris untuk mengurus keluhan warga terkait bangunan di atas aliran itu. Jika sudah dirobohkan, artinya cukup kooperatif. Semoga menjadi contoh bagi warga lainnya di sekitar lokasi tersebut,” jelas Kardi.

Sebelumnya, Kamis (22/7), pengcekan bangunan di atas saluran air telah dilakukan oleh aparatur distaru, kelurahan dan Kecamatan Pondok Melati bersama unsur TNI-Polri.

Nemin, warga setempat membenarkan bahwa bangunan di atas saluran air di lingkungan sekitar rumahnya telah dibongkar.

“Ya, benar sudah dibongkar saya lihat tadi, tapi baru bagian atasnya. Yang di bawah tepat di atas saluran air belum, mungkin menyusul. Yang bongkar tukangnya sendiri,” ujar Nemin, sambil mengucapkan terima kasih.

Sebelumnya pula, Nemin melaporkan bangunan tersebut ke RT/RW setempat, tapi sepertinya belum digubris oleh pemilik bangunan. Bahkan, Satpol PP pernah datang langsung menegur setelah ada laporan dari RW setempat, namun pemiliknya masih melanjutkan bangunan di atas air itu.

“Alhamdulillah, sekarang pemiliknya sadar dan membongkar sendiri bangunan itu. Karena selain mengganggu saluran aliran air, sebenarnya dikhawatirkan dicontoh oleh pemilik bangunan lainnya di wilayah ini. Karena bangunan di sepanjang jalur itu cukup banyak,” jelas Nemin.

Lihat juga...