Beri Kursus Menjahit Gratis, Aep: Saya Senang Bisa Membantu

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANDUNG — Sejak awal 2021, Aep Rohimat (43) warga desa Arjasari, kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat secara rutin memberikan kursus gratis kepada pemuda di wilayahnya yang ingin memiliki skill atau kemampuan menjahit.

“Alhamdulillah sudah ada 10 orang yang selesai ikut kursus menjahit di sini, teknik dasar sudah mereka dikuasai, tinggal dikembangkan lagi, bisa semakin mahir,” ujar pria yang juga pemilik usaha Aep Tailor itu, Kamis (1/7/2021) di lapak miliknya, di kampung Parakanbolang, Arjasari.

Aep mengaku sangat senang bisa membantu mereka yang memiliki kemauan kuat dalam menjahit. Di samping itu, ia pun berharap, dengan kemampuan menjahit, mereka bisa lebih mudah masuk bekerja ke pabrik-pabrik besar yang ada di Kabupaten Bandung khususnya.

“Saya senang saja. Kasihan juga kalau masih muda tidak punya keahlian. Apalagi di sini pabrik banyak, kalau bisa jahit Insya Alllah kerja di pabrik,” ucap Aep.

Tidak ada syarat spesifik yang ditetapkan Aep bagi para peserta kursus. Yang terpenting, yang bersangkutan punya kemauan kuat, usia muda, dan disiplin.

“Kemauan itu dilihat dari disiplin. Satu orang itu kursusnya satu bulan, itu rutin kecuali hari Minggu baru libur. Kalau selama satu bulan dia tidak datang kursus tiga kali, terpaksa saya stop, karena itu saya anggap tidak serius. Tapi sejauh ini semua punya kemauan yang kuat,” jelasnya.

Aep pun menyebut sudah sangat banyak yang ingin mengikuti kursus menjahit pada dirinya, namun sayang mesin yang ia miliki sangat terbatas, oleh karena itu, tidak banyak yang bisa ia latih.

“Mesin jahitnya cuma ada tiga. Satu saya pakai usaha, dua nya untuk kursus. Jadi sebulan hanya bisa terima dua orang saja. Semoga nanti rejeki saya tambah lagi mesinnya. Aamiin,” tukas Aep.

Sementara itu, Risma salah seorang peserta kursus mengaku sangat senang dan bersyukur bisa mengikuti pelatihan menjahit. Selain gratis, cara Aep mengajar dinilai sangat mudah dipahami dan dipraktekkan.

“Kalau di tempat lain, kursus jahit bayar minimal Rp300rb. Alhamdulillah Mang Aep mau kasih kita gratis dan enak cara mengajarkannya, mudah dipahami,” ungkap Risma.

Selama hampir sebulan mengikuti pelatihan, Risma mengaku sudah bisa menjahit rok dan pakaian wanita. Saat ini ia pun tengah belajar membuat tas dan celana jeans pria.

“Memang belum bagus betul, tapi dasar-dasarnya sudah saya kuasai. Yang paling susah itu memotong kainnya, harus pelan-pelan, biar rapi dan bagus hasilnya,” pungkas Risma.

Lihat juga...