Bunga dalam Ruangan Bisa Tangkal Polusi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Beberapa perkantoran dan rumah warga di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai banyak yang meletakkan tanaman dalam pot di bagian dalam rumah atau kantor.

Pengelola Kedai Mai Sai di Kelurahan Kota Uneng, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, A. Dian Setiati saat ditemui di tempat usahanya, Rabu (21/7/2021). Foto : Ebed de Rosary

“Meletakkan bunga di dalam ruangan bisa menangkal polusi udara,” kata pengelola Kedai Mai Sai di Kelurahan Kota Uneng, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, A. Dian Setiati saat ditemui di tempat usahanya, Rabu (21/7/2021).

Ia mengakui, hal ini dilakukan agar bisa membuat udara di dalam tempat menjual sayuran, buah-buahan, aneka makanan, minuman serta kedai kopi ini tetap segar dan bersih. Selain itu juga bisa membuat ruangan menjadi lebih cantik dan terlihat bersih.

“Kami ingin agar pengunjung bisa merasa lega dan lapang saat berbelanja. Makanya penataan rak penjualan, meja serta kursi diatur agar berjarak dan terlihat lapang,” ungkapnya.

Dian menambahkan, pihaknya juga tidak menggunakan rak untuk meletakkan sayuran dan buah-buahan serta aneka makanan dan minuman dari besi atau plastik.

Jelasnya, setiap meja, kursi rak dibuat dari kayu keras yang berasal dari pepohonan yang ada di lingkungan tempat usaha mereka.

“Semua meja, kursi dan rak untuk meletakkan dagangan berbahan kayu yang kami buat sendiri. Kami menghindari menggunakan bahan besi dan plastik agar lebih ramah lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, penjual bunga di Kota Maumere, John Oriwis mengakui ada beberapa kantor BUMN yang memang memesan bunga untuk ditaruh di dalam ruangan kantor.

Menurut John, dampak pandemi Corona membuat banyak orang memiliki waktu luang dan semakin banyak orang yang suka menanam bunga di dalam pot untuk diletakkan di rumah atau di kantor.

Lihat juga...