Cukupi Kebutuhan Pakan Satwa, Kebun Binatang Bandung Galang Sumbangan

Petugas keamanan berjaga di depan gerbang Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/6/2021) - foto Ant

BANDUNG – Pengelola Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden (Bazoga), melakukan penggalangan sumbangan, untuk menyediakan pakan bagi satwa penghuni kebun binatang tersebut.

Kebun Binatang Bandung, ditutup untuk umum dari 1 sampai 14 Juli 2021. Dan selama penutupan, pengelola kebun binatang membuka saluran donasi, bagi warga yang ingin membantu menyediakan pakan. Ada sekira 850 satwa, di kebun binatang yang berada di Jalan Taman Sari Kota Bandung. “Bantuan pakan untuk satwa yang kami terima dari donatur bisa juga berupa daging sapi, daging ayam, buah-buahan, sayur-sayuran, dan pakan satwa lainnya,” kata Marketing Communication Bandung Zoological Garden, Sulhan Syafi’i, Kamis (1/7/2021).

Warga yang ingin memberikan sumbangan, bisa datang langsung ke Kebun Binatang Bandung. Menurut Peraturan Wali Kota No.3/2021, objek wisata termasuk Kebun Binatang Bandung, harus ditutup dari 17 hingga 30 Juni 2021 dan penutupan objek wisata kemudian dilanjutkan sampai 14 Juli 2021. “Setelah Lebaran kemarin memang ada penutupan sekali selama 10 hari kemudian ditutup lagi pada 17 Juni hingga tanggal 30 Juni 2021, kemudian dilanjutkan lagi periode 1 Juli sampai 14 Juli 2021,” jelasnya.

Penutupan Kebun Binatang Bandung untuk umum, membuat pengelola kesulitan memenuhi kebutuhan operasional kebun binatang. Termasuk kebutuhan pakan satwa. Kebun Binatang Bandung setiap hari harus menyediakan pakan bagi sekitar 850 satwa. “Setiap hari kita harus memberi satwa makan dan juga perawatan kesehatan yang nilainya hampir sekitar Rp300 jutaan per bulan. Artinya kita cukup menguras kantong tabungan perusahaan,” kata Sulhan.

Selama kebun binatang ditutup, pengelola tidak menerima pemasukan sama sekali, dan harus tetap mengeluarkan dana untuk gaji pegawai, pakan satwa, dan pemeliharaan satwa.  Pengelola Kebun Bintang Bandung sudah memotong gaji 84 karyawan, untuk memperkecil pengeluaran. “Karenanya manajemen dengan tangan terbuka siap menerima, bila ada yang pihak yang ingin membantu menyumbangkan pakan untuk satwa,” tandasnya.

Sulhan menyebut, pengelola kebun binatang sudah berupaya melakukan modifikasi dan penyesuaian, guna menghemat biaya penyediaan pakan satwa. Namun, upaya itu harus dilakukan dengan tetap memperhatikan kesehatan satwa. “Faktor kesehatan juga harus dilihat dalam modifikasi pakan, karena jangan sampai modifikasi atau pengurangan berdampak pada kesehatan satwa,” kata Sulhan.

Pengelola Kebun Binatang Bandung juga melakukan penggalangan sumbangan untuk menyediakan pakan satwa semasa penutupan kebun binatang periode Maret sampai Juni 2020 lalu. (Ant

Lihat juga...