Denda Pelanggaran PPKM Darurat di Indramayu Mencapai Rp601 Juta

Petugas melakukan operasi yustisi untuk menekan pandemi COVID-19 di Purwakarta, Selasa (8/6/2021). ANTARA

INDRAMAYU – Total denda pelanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, telah mencapai lebih setengah miliar rupiah.

Jumlanh tersebut diperoleh dari 108 pelanggar, baik berupa badan hukum maupun perorangan. “Total denda pelanggar PPKM darurat yang sudah terkumpul itu Rp601 juta lebih,” kata Humas Pengadilan Negeri Indramayu, Fatchu Rochman, Minggu (18/7/2021).

Menurutnya, total denda yang telah diputuskan dari tindak pidana ringan, berupa pelanggaran PPKM darurat di Kabupaten Indramayu itu, semua akan masuk ke kas negara langsung tanpa perantara mana pun. “Tidak ada uang denda di instansi Pengadilan, Kejaksaan, Kepolisian atau instansi lainnya. Tapi uang denda ini langsung masuk ke kas negara,” tutur-nya.

Denda yang terkumpul tersebut, didapatkan dari awal PPKM darurat hingga Jumat (16/7/2021). Para pelanggar-nya bervariasi, mulai dari perorangan, badan hukum, dan juga perusahaan besar. Denda yang diputuskan bervariasi, mulai dari yang terendah hingga tertinggi. Pada Jumat (16/7/2021) terdapat dua perusahaan yang melanggar PPKM darurat didenda masing-masing Rp30 juta. “Total yang kita kenakan denda itu sebanyak 108 pelanggar,” tandasnya.

Dari 108 pelanggar, empat di antaranya memilih pidana kurungan badan selama lima hari, di mana ada satu pelanggar yang belum dieksekusi, dikarenakan menjalani isolasi mandiri. Penerapan sanksi tersebut sudah diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No.5/2021, tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No.13/2018, tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat. (Ant)

Lihat juga...