Di Banyumas, Selama Juli Ini 555 Pasien Covid-19 Meninggal

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO – Memasuki minggu ketiga bulan Juli 2021 ini, angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Banyumas sudah mencapai 555 orang. Jumlah kematian tersebut merupakan tertinggi sepanjang pandemi Covid-19.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman L Hakim mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19, dengan melibatkan seluruh stakeholder di Kabupaten Banyumas, bahkan hingga merangkul ormas serta LSM.

“Kita semua bersinergi untuk meredam penyebaran Covid-19, termasuk kita juga sangat membutuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan dan aktivitas sehari-hari, karena prokes ini merupakan tameng awal kita menghadapi Covid-19,” katanya, Jumat (23/7/2021).

Menurut Kapolresta, perpanjangan PPKM darurat menjadi PPKM level 4 yang diterapkan sekarang ini di Banyumas, juga sebagai salah satu upaya untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Adanya pembatasan kegiatan masyarakat secara ketat, diharapkan mampu mengurangi kerumunan yang pada akhirnya juga menurunkan penyebaran Covid-19.

“Jadi saya mohon pengertian dari masyarakat Banyumas, penyekatan jalan-jalan bukan bermaksud mempersulit aktivitas masyarakat, namun semata-mata demi pencegahan penyebaran Covid-19 dan pada akhirnya juga demi kebaikan kita semua,” tuturnya.

Kepala Satgas 7 Bagian Humas Polresta Banyumas, AKP R Manggala mengungkapkan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, sampai dengan hari ini, tercatat total kasus positif Covid-19 mencapai 26.622 orang, dengan rata-rata penambahan harian sebanyak 729 kasus. Sedangkan untuk kasus kematian pasien Covid-19, sampai hari ini total ada 1.257 orang, dengan rata-rata penambahan harian sebanyak 23 orang meninggal.

“Penambahan kasus positif serta angka kematian masih tinggi, karena itu kita perlu sampaikan kepada masyarakat, dengan tujuan supaya lebih meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas dan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, tingginya angka kematian pasien Covid-19 sekarang ini masih di dominasi dari kalangan kormobid. Namun, sebagian pasien meninggal juga ada yang bukan kormobid, mengingat saat ini varian delta juga sudah terdeksi ada di Banyumas.

“Varian delta ini penyebarannya lebih cepat dan dampaknya juga lebih parah bagi penderita, sehingga bulan Juli ini angka kematian meningkat tajam. Sampai saat ini terdeteksi sudah ada beberapa orang yang positif terkena varian delta, untuk sementara baru 6 orang, namun kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah, karena masih ada beberapa yang masih menunggu hasil pemeriksaan,” kata Sadiyanto.

Lihat juga...