Dinkes Sikka Masih Nantikan Penambahan Vaksin Covid-19

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah mengusulkan penambahan vaksin Sinovac untuk vaksinasi warga yang masih banyak belum mendapatkan vaksin Covid-19.

“Kita sudah mengajukan usulan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan untuk penambahan vaksin Covid-19,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus saat dihubungi, Minggu (11/7/2021).

Petrus menyebutkan, jumlah vaksin yang diusulkan sebanyak 500 dosis yang akan diberikan kepada 2.500 orang untuk dua kali pelaksanaan vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan di Jalan El Tari Maumere, Sabtu (10/7/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Dikatakannya, jumlah warga Kabupaten Sikka yang telah mengikuti vaksinasi Covid-19 sebanyak 16 ribu orang dimana 12 ribu orang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.

Sisanya sebanyak 4 ribu orang, kata dia, melalui vaksinasi massal yang diadakan oleh Polres Sikka, Lanal Maumere dan Kodim 1603 Sikka.

“Kita sedang menunggu kiriman vaksin dari pemerintah pusat. Bila vaksin telah tersedia maka kita akan segera melakukan vaksinasi terhadap warga yang belum mendapatkan vaksinasi,” ucapnya.

Petrus mengaku pihaknya terbantu dengan adanya vaksinasi massal oleh TNI dan Polri sehingga banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Lanjutnya, warga yang positif  Covid-19 sudah masuk angka 900 orang dan karantina mandiri mencapai 810 orang serta semua ruang isolasi di 3 rumah sakit yang ada di Kabupaten Sikka sudah dipenuhi pasien.

“Ruang isolasi dan lokasi karantina penuh dengan pasien sehingga yang harus dibicarakan saat ini adalah bagaimana mencari jalan keluar menangani situasi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 1603 Sikka Letkol Inf. Muhammad Jafar menjelaskan pihaknya ikut menyukseskan program vaksinasi massal dengan memberikan vaksinasi kepada 100 orang.

Jafar mengatakan, peserta vaksin terbatas sesuai dengan jumlah vaksin Covid-19 yang ada sehingga kegiatan vaksinasi tersebut hanya diikuti oleh pegawai bank, karyawan PLN dan masyarakat.

“Kami laksanakan vaksinasi Covid-19 untuk 100 orang. Suntikan pertama, Sabtu (10/7) sementara suntikan kedua akan dilaksanakan 28 hari ke depan. Peserta terbatas disesuaikan dengan jumlah vaksin yang kami miliki,” ucapnya.

Lihat juga...