Dinkes Sikka Prioritaskan Vaksin untuk Sopir

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) memprioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi para sopir seperti angkutan kota, bis antar kota, travel, dan sopir kantor terutama perusahaan distribusi barang.

“Kita sedang menantikan datangnya vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat. Kita akan prioritaskan vaksinasi bagi para sopir,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, NTT, Petrus Herlemus, saat dihubungi, Jumat (16/7/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, NTT, Petrus Herlemus saat ditemui di RS TC Hillers Maumere, Rabu (14/7/2021). Foto: Ebed de Rosary

Petrus menyebutkan, sopir yang akan mendapatkan vaksin Covid-19 terdiri dari sopir angkutan umum, sopir perusahaan atau kantor serta tukang ojek yang ada di Kota Maumere.

Dia katakan, pemberian vaksin bagi para sopir ini mengingat mereka banyak berhubungan dengan orang lain sehingga bisa mencegah penularan Covid-19.

Lanjutnya, sopir angkutan sembako dan barang-barang kebutuhan masyarakat pun akan diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin.

“Meningkatnya kasus positif dan jumlah korban yang meninggal membuat pelaksanaan vaksinasi mendesak dilakukan terutama bagi para pekerja yang berhubungan dengan banyak orang,” ungkapnya.

Petrus menjelaskan, pihaknya telah mengajukan penambahan vaksin Covid-19 sebanyak 500 dosis dengan jumlah vaksin sebanyak 5 ribu yang diperuntukkan bagi 2.500 orang.

Dinas Kesehatan Sikka berharap agar pengiriman vaksin dari pemerintah pusat segera tiba supaya vaksinasi lanjutan bisa segera dilaksanakan.

Menurutnya, keinginan masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 sangat besar mengingat vaksinasi gratis yang diadakan TNI dan Polri selalu diserbu warga.

“Bila sudah tersedia maka kita akan lakukan vaksinasi sesuai data orang-orang yang dinilai layak diprioritaskan karena berinteraksi dengan banyak orang dalam menjalankan pekerjaannya,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, saat mengunjungi RS TC Hillers Maumere pun mengharapkan agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memprioritaskan pemberian vaksin bagi pekerja di sektor esensial.

Robi sapaannya menyebutkan, para pekerja seperti sopir dan tukang ojek sangat penting karena mereka selalu berinteraksi dengan banyak orang termasuk dengan orang yang berisiko tertular Covid-19.

“Mereka yang bekerja sebagai sopir, ojek sepeda motor serta sopir distributor barang dan bahan pangan selalu berinteraksi dengan banyak orang setiap hari. Mobilitas mereka sangat tinggi dan sangat berisiko tertular Covid-19,” ungkapnya.

Lihat juga...