Gurihnya Ikan Bekre Bakar Dicocol Sambal Rampai dan Lalapan

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Hidangan kuliner ikan laut dengan sejumlah proses pengolahan masih jadi favorit bagi masyarakat. Melimpahnya hasil tangkapan ikan laut di Teluk Lampung salah satunya jenis bekre atau kerap disebut selar tetengkek jadi kuliner lezat.

Proses pengolahan dengan cara dibakar menjadikan ikan bekre lebih gurih, renyah lengkap dengan sambal tomat rampai, lalapan cepokak hingga kemangi.

Rumah makan Nurci, salah satu penyedia menu ikan bekre bakar menyediakan jenis ikan tersebut setiap hari. Wardiah, juru masak di rumah makan Nurci menyebut ikan bekre kerap dipilih oleh pecinta kuliner yang ingin menikmati sensasi ikan segar. Proses memasak ikan bekre sebutnya dilakukan dengan tahap pembersihan isi perut. Setelah itu diberi bumbu kunyit dan serai yang ditumbuk halus.

Agar lebih nikmat, Wardiah menyebut memilih ikan bekre berukuran sedang. Ikan ukuran sedang berisi sebanyak delapan hingga sepuluh ekor ikan per kilogramnya. Tekstur daging yang lembut, kulit tebal sehingga saat dibakar daging dalam aman dari gosong menjadikan bekre jadi pilihan. Sepintas ia menyebut bentuknya seperti tongkol yang nikmat dibakar.

“Setelah dibersihkan ikan bekre lalu dijepit dengan pemanggang besi, olesi dengan bumbu bakar campuran serai, kunyit dan minyak agar lebih meresap hingga ke daging serta bagian luar ikan lebih garing namun tidak gosong,” ulas Wardiah saat ditemui Cendana News, Sabtu (10/7/2021).

Proses pembakaran ikan bekre oleh Wardiah salah satu juru masak di rumah makan Nurci, Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Sabtu (10/7/2021). -Foto Henk Widi

Selama pembakaran dengan arang kelapa Wardiah menyebut ikan bekre dilumuri dengan bumbu oles. Penggunaan bumbu berfungsi agar kulit terlindungi oleh kunyit dan serai yang telah ditumbuk. Fungsi lain ikan bekre yang dibakar dengan memakai pelapis dari bumbu akan lebih meresak ke dalam. Agar lebih lezat, bumbu diberi mentega dan minyak goreng.

Setelah matang Wardiah menyebut ikan bekre disajikan dalam kondisi hangat. Salah satu juru masak lain sebutnya akan menyiapkan sambal cocol terbuat dari cabai rawit, tomat rampai, garam, penyedap rasa, jeruk nipis. Saat akan disajikan sambal dihidangkan dalam wadah tersendiri. Lalapan pelengkap berupa cepokak, timun, daun kemangi menjadi penambah kelezatan saat menikmati ikan bekre bakar.

“Rasa daging ikan bekre akan lebih manis dan gurih saat disajikan dalam kondisi hangat usai dibakar, konsumen memilih menunggu saat pembakaran,” ulasnya.

Satu porsi ikan bekre bakar sebut Wardiah dijual lengkap dengan nasi dan lalapan seharga Rp30.000. Harga tersebut sudah lengkap dengan air putih namun bisa dibuatkan es jeruk, es teh sesuai selera Rp5.000 per gelas. Ikan bekre bakar yang memiliki aroma khas sebutnya bisa dijadikan lauk saat nakan siang. Disajikan dengan nasi hangat cocolan sambal pedas menjadi pelengkap kelezatan.

Agar lebih segar, ikan bekre sebut Wardiah diperoleh dari pusat pelelangan ikan. Ia telah memiliki nelayan pemasok ikan tersebut dengan standar ukuran sedang. Ikan bekre ukuran sedang per kilogram dibeli seharga Rp25.000 selanjutnya bisa dibakar saat ada pesanan. Ikan laut sebutnya jadi menu utama meski ada ikan air tawar berupa gurame, nila dan mujaer.

Stevani dan Christeva menjadikan menu ikan bekre bakar sangat lezat selagi hangat.  Dinikmati dengan sambal cocol ia memilih memotong daging ikan yang telah dikerat. Tekstur lembut dan garing daging ikan akan dicocol dengan sambal yang pedas. Agar lebih lezat sambal tomat rampai yang telah disiapkan akan diberi perasan jeruk nipis dan kecap. Satu ekor bekrek bakar ukuran sedang sebutnya cukup mengenyangkan.

Bekrek bakar dengan sambal tomat rampai sebut Stevani nikmat saat disantap dengan nasi hangat. Disajikan dalam kondisi hangat membuat ia berkeringat. Saat kondisi badan kurang fit, menikmati hidangan bekrek bakar bisa jadi pilihan. Saat kondisi cuaca kurang bersahabat didominasi hujan, menyantap ikan bekrek bakar jadi penambah nafsu makan.

Lihat juga...