Ini Alur Pengolahan Sampah Infeksius

JAKARTA  – Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota, Jakarta Barat, menjelaskan, alur pengolahan sampah infeksius atau alat pelindung diri (APD) bekas pakai mulai dari mulai pembuangan di rumah hingga tempat pemusnahan.

Sampah infeksius yang telah dipisahkan di setiap rumah akan diambil petugas harian lepas (PHL) menggunakan gerobak.

Setelah itu, petugas akan memisahkan sampah infeksius dengan menggunakan tempat khusus dari sampah rumah biasa rumah tangga.

“Petugas gerobak memilah sampahnya dan disiapkan pewadahannya khusus limbah infeksius untuk ditampung sendiri,” kata Kepala Seksi Penanganan Kebersihan Limbah Bahan Bakar dan Berbahaya (B3), Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Edy Mulyanto di Jakarta, Kamis.

Setelah dipisahkan dan diletakkan di tempat pembuangan sampah (TPS), sampah infeksius nantinya akan dijemput mobil Sudin LH Jakarta Barat untuk diantar ke Asrama Dinas Lingkungan Hidup Bambu Larangan, Jakarta Barat.

Di sana, Kata Edy, petugas akan meletakkan sampah infeksius di tempat khusus limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Pada tahap akhir, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan vendor yang mengelola sampah infeksius agar dilakukan pemusnahan.

“Kemudian nanti kita berkoordinasi dengan pihak Dinas untuk menjemputnya oleh pihak ke-3, pihak vendornya PT Tenang Jaya Sejahtera,” kata dia.

Nantinya sampah tersebut akan dimusnahkan oleh pihak vendor di kawasan Karawang, Jawa Barat.

Edy mengimbau warga agar memisahkan sampah infeksius di setiap rumah agar petugas tidak kesulitan melakukan pemilahan limbah.

“Mereka harus punya pewadahannya sendiri khusus, minimal di rumah tangga dia punya dua atau tiga pewadahannya. Pertama harus dipisahkan untuk limbah infeksiusnya yang tadi,” ujar Edy. (Ant)

Lihat juga...