Jaga Kelangsungan Oksigen, KPA Ranting Bekasi Rutin Tanam Pohon di DAS

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Pemerhati lingkungan dari KPA Ranting, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, secara kontinyu terus melakukan penanaman pohon di daerah aliran sungai (DAS). Kali ini giat dilaksanakan di kali Sadang, Kecamatan Cibitung agar meningkatkan kemampuan resapan air.

“Alhamdulillah rutinitas penanaman pohon di DAS tetap dilaksanakan meski di tengah Pandemi Covid-19. Giat ini juga sekaligus membersihkan lingkungan,” ungkap pembina KPA Ranting, Mang Oye, kepada Cendana News, Rabu (7/7/2021).

Sebagai penggiat lingkungan hidup, Mang Oye, mengaku prihatin karena ketika pelaksanaan penanaman pohon di DAS ditengah rumput terdapat banyak tumpukan sampah yang dibuang oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kondisi itu jelasnya, harus mendapat perhatian dari RT/RW untuk membangun kesadaran kolektif.

Menurutnya harus ada kebersamaan, jangan satu sisi ada yang memperhatikan soal lingkungan tapi sisi lain warga masih suka buang sampah sembarangan. Penanaman pohon yang dilakukan melibatkan banyak pihak.

“Pohon yang ditanam adalah hasil donasi dari berbagai pihak yang dikumpulkan secara bertahap. Kali ini ikut melibatkan Sekretaris Kecamatan Cibitung, turut membantu melakukan penanaman di DAS Kali Sadang dan Rawa Lele,” tukasnya.

Ranggi Ketua NGOH Bekasi, menambahkan bahwa aneka pohon yang ditanam di DAS Kali Sadang, Rawa Lele, dan Rawa Gedong tersebut umumnya pohon, yang sesuai dan bisa tumbuh di tanah sekitar. Di antaranya ada pohon mangga, sirsak, dan lainnya yang bisa dimanfaatkan.

“Penanaman pohon ini, rutin digelar secara bertahap. Jenis pohon yang akan ditanam juga harus diperhatikan, agar bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan kesejahteraan juga,” jelas Ranggi, bersyukur banyak pihak sadar penting pohon dalam menjaga lingkungan.

Pohon imbuhnya sangat bermanfaat untuk mengurangi kandungan karbondioksida (CO2) dalam udara serta mengeluarkan oksigen (O2) ke udara yang dipergunakan manusia untuk bernapas. Saat ini, semua harus sadar betapa pentingnya oksigen.

“Kejadian Pandemi ini, banyak orang berebut mencari oksigen. Hal ini harus menyadarkan kita betapa mahalnya oksigen. Berapa banyak orang membutuhkan oksigen untuk mendapatkan pernafasan yang baik, harusnya ini menjadi pelajaran berarti, dan kedepan mau menjaga lingkungan,” tegas Ranggi.

Pohon menjadi pahlawan lingkungan karena mampu menjaga agar tidak banjir dan longsor. Hal tersebut menjadi perhatian bersama KPA Ranting untuk terus menjaga lingkungan.

Lihat juga...