Kedai Kopi Mai Sai Suguhkan Produk Asli Sikka

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Meski baru seminggu lebih diresmikan pengoperasiannya, Kedai Kopi Mai Sai milik PT. Langit Laut Biru Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai ramai dikunjungi penikmat kopi asli yang ditanam petani dari beberapa wilayah di Kabupaten Sikka.

“Sudah banyak yang datang untuk minum kopi disini sambil membeli aneka produk yang ada di kedai ini,” kata Yeremias Steven, pekerja di Kedai Kopi Mai Sai saat ditemui di kedai yang beralamat di Kelurahan Kota Uneng, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (6/7/2021).

Steven memaparkan, kedai kopi ini menyuguhkan aneka minuman seperti kopi robusta dan arabika asal kabupaten Sikka, serbuk jahe merah, kelor hingga mie rebus.

“Banyak yang minum jahe merah. Mungkin karena sedang musim Corona jadi minuman ini sering dipesan pembeli,” ungkapnya.

Direktur Operasional PT. Langit Laut Biru, A. Dian Setiati mengaku pihaknya ingin menyajikan aneka minuman yang bahan-bahannya diperoleh dari para petani lokal di Kabupaten Sikka.

Dian mengatakan, untuk mengolah kopi robusta dan arabika agar aman diminum dan tidak menyebabkan asam lambung, pihaknya memiliki seorang tenaga roasting atau sangrai kopi.

“Kita mendirikan kedai kopi ini agar kopi asli dari Kabupaten Sikka ini bisa dinikmati oleh penikmat. Termasuk juga wisatawan yang datang dan ingin menikmati khasnya kopi daerah ini,” ucapnya.

Dian mengaku, pendapatan yang diperoleh memang belum banyak karena jumlah pengunjung terbatas akibat meningkatnya kasus Covid-19 dan adanya pembatasan jam membuka tempat usaha hingga pukul enam sore.

Dikatakan juga, sebelum memiliki kedai pihaknya pun telah memproduksi kopi kemasan dengan brand Mai Sai yang dijual hingga ke luar Kabupaten Sikka dengan berbagai ukuran kemasan.

“Mudah-mudahan setelah pandemi Covid-19 berakhir kedai kopi kami pun mulai banyak dikunjungi orang. Kami manfaatkan promosi lewat media sosial dan memberitahukannya kepada sahabat, kenalan dan teman,” ucapnya.

Disaksikan Cendana News, kedai kopi ini tampak bersih dan berada dalam ruangan berpendingin dan bebas asap rokok. Semua kursi dan meja berasal dari kayu keras yang diproduksi sendiri oleh perusahaan pemilik kedai kopi ini.

Tampak beberapa pot bunga hidup diletakkan di dalam ruangan ini sehingga membuat ruangan pun tampak hijau dan asri. Beberapa makanan ringan pun dijual di tempat ini.

Lihat juga...