Kelezatan Tahu Ati, Camilan Gurih dan Nikmat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Akhir pekan jadi kesempatan untuk berburu kuliner tradisional yang unik dan menarik. Salah satu camilan yang kerap disukai adalah tahu isi. Variasi camilan tahu goreng dengan isian dominan berisi tauge, irisan kol, seledri, wortel.

Namun Agustiawan dan Atik sang istri, berkreasi dengan isian hati ayam dan berbagai isian lain. Tahu ati jadi varian camilan yang dijual untuk penyuka kuliner tradisional.

Atik dan Agustiawan, menyediakan menu tahu ati di Jalan Teuku Cik Ditiro, Beringin Jaya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Sabtu (24/7/2021) – Foto: Henk Wdi

Agustiawan bilang menu tahu ati jadi nama yang disematkan pada camilan yang dijual. Pedagang di Jalan Teuku Cik Ditiro, Kelurahan Beringin Jaya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung itu menyediakan tahu ati sebagai camilan sekaligus lauk.

Proses pembuatan tahu ati sebutnya sama persis dengan tahu bunting yang lebih dikenal bagi penikmat kuliner.

Bahan yang digunakan sebut Agustiawan cukup sederhana. Tahu pong atau tahu khusus yang di dalamnya kosong jadi bahan utama. Sebagai isian, disediakan hati ayam juga ampela, wortel, telur ayam, daun seledri, jagung manis, mi putih, kubis, tempe oncom.

Beberapa bahan sebutnya bisa dikurangi atau ditambah sesuai selera. Bumbu pelezat dihasilkan dari bawang putih, bawang merah, merica, jahe, gula putih.

“Langkah pembuatan isian tahu diawali dengan membuat bumbu yang dihaluskan dari berbagai bahan yang disiapkan dengan cara ditumis, masukkan hati ayam, ampela yang telah direbus sebelumnya, tambahkan dengan jagung manis, wortel iris, kubis, tempe oncom, telur ayam hingga semua bahan matang,” terang Agustiawan saat ditemui Cendana News, Sabtu (24/7/2021).

Tahap selanjutnya semua bahan isian yang dimasak hingga matang didinginkan. Bahan tahu pong diberi lubang pada satu sisi untuk memasukkan semua bahan isian.

Bahan isian berupa tumis ati, ampela dan beragam sayur dimasukkan memakai sendok kecil. Setelah semua tahu terisi, masukkan dalam adonan tepung beras yang diberi bumbu merica, kaldu ayam, garam.

Adonan tepung dibalurkan dalam tahu ati sesaat sebelum digoreng. Proses menggoreng tahu ati sebutnya bertujuan mematangkan tepung dan tahu. Sebab bagian isi berupa ati dan ampela ayam serta sayuran telah ditumis hingga matang.

Goreng tahu ati hingga warna berubah kuning keemasan lalu tiriskan agar minyak hilang. Adonan yang pas sebutnya menjadikan kulit tahu ati lebih krispi atau renyah.

“Banyak pelanggan minta digorengkan tahu ati dadakan agar tingkat kerenyahan lebih khas,” bebernya.

Atik sang istri menyebut renyah, gurih dan garing tahu isi buatannya memiliki trik khusus. Ia akan menggoreng beberapa tahu isi sebagai contoh atau displai pada gerobak kaca miliknya.

Sementara sejumlah tahu ati akan digoreng saat ada pemesan. Cara tersebut menghasilkan tahu ati dengan tekstur garing pada bagian kulit.

Tahu ati sebutnya dijual dengan harga terjangkau Rp2.000 atau Rp10.000 untuk sebanyak lima tahu ati. Sebagai camilan tradisional, tahu ati sebutnya dijual pada akses jalan utama di Kemiling.

Akses jalan tersebut menjadi penghubung dengan wilayah kabupaten Pesawaran sehingga konsumen cukup banyak. Berjualan di dekat pusat keramaian membuat tahu ati miliknya jadi alternatif menu camilan.

“Selama ini camilan tahu bunting dominan isi sayuran, namun dengan variasi hati ayam, ampela jadi lebih bergizi,” ulasnya.

Tahu ati sebutnya endes atau lezat disantap saat hangat bersama dengan cabai rawit. Sensasi panas bagian kulit usai digoreng, berpadu dengan rasa gurih tahu dan beragam isian menjadikan camilan itu digemari.

Sebagian pelanggan membeli camilan tahu ati untuk lauk saat makan nasi. Tahu ati juga jadi pelengkap menu pecel dan nasi uduk yang kerap disajikan sebagai menu sarapan.

Salah satu penyuka tahu ati, Stevani, kerap membeli camilan tersebut untuk pengganti menu sarapan. Dibeli selagi hangat, tahu ati lebih renyah dan gurih karena saat dingin kulit lebih lembek.

Saat hangat tahu ati bisa menjadi camilan dengan tambahan cabai rawit pedas. Cabai rawit pedas sebutnya menambah sensasi saat menikmati rasa panas tahu ati usai digoreng.

“Saat pagi camilan tahu ati bisa jadi alternatif karena memiliki isian bervariasi, mengenyangkan dan kaya gizi,” sebutnya.

Menyukai tahu ati, Stevani bilang bisa memakai camilan itu sebagai lauk makan nasi. Saat pagi menu sarapan nasi hangat akan semakin lezat dengan tambahan tahu ati.

Rasa gurih, tekstur garing dan renyah pada bagian kulit juga akan sempurna dicocol dengan sambal kecap.

Sebagai camilan yang memiliki isi sayuran, tahu isi juga jadi alternatif untuk menu bagi anak-anak agar menyukai sayuran.

Lihat juga...