Kemenag Siap Salurkan Subsidi Afirmasi untuk 2.666 Madrasah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) siap menyalurkan subsidi Afirmasi kepada 2.666 madrasah pada September mendatang. Bantuan tersebut diberikan dalam rangka mensukseskan program Realizing Education’s Promise–Madrasah Education Quality Reform.

“Jadi masing-masing madrasah akan menerima Rp150 juta. Total anggaran yang telah kami siapkan sebesar Rp399,9 miliar,” ujar Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani atau lebih karib disapa Dhani, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/7/2021).

Dhani, menjelaskan, bahwa bantuan tersebut diberikan kepada madrasah yang telah menerapkan sistem Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan sistem e-RKAM (Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah berbasis Elektronik) yang sudah dilatihkan pada 2020, serta mulai diaplikasikan tahun ini.

“Bantuan ini akan diberikan dalam bentuk uang tunai. Namun demikian, pemanfaatannya harus didasarkan pada kebutuhan mendesak madrasah yang dirumuskan berdasarkan hasil EDM serta sesuai juknis yang ditetapkan,” ungkap Dhani.

Sementara itu, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Isom Yusqi menambahkan, bantuan antara lain bisa digunakan dalam rangka penguatan digitalisasi madrasah. Selain itu juga bisa untuk meningkatkan kualitas sanitasi, dan kebutuhan program lainnya dalam rangka mendukung mutu pembelajaran di madrasah.

“Juknis penyaluran bantuan sudah selesai. Insya Allah mulai September bantuan akan mulai didistribusikan,” terangnya.

Isom mengakui bahwa pemberian bantuan afirmasi ini belum bisa menyasar ke seluruh madrasah. Hal itu disebabkan keterbatasan anggaran Kementerian Agama.

“Kami berharap pemerintah daerah juga bisa mengalokasikan Dana Alokasi Khusus untuk membantu siswa-siswa madrasah yang juga merupakan putra-putri daerah. Kami telah menerapkan sistem e-RKAM sebagai platform e-planning dan e-budgeting madrasah, sehingga akuntabilitas pelaporan bantuan dapat dijamin,” pungkasnya.

Lihat juga...