Kepri Izinkan Salat Iduladha di Zona Merah

Ilustrasi salat berjemaah di masjid di Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) - foto Ant

TANJUNGPINANG – Pemprov dan MUI Kepri, sudah menyepakati pelaksanaan salat Iduladha 2021, di daerah zona merah COVID19, dapat dilaksanakan di lapangan. Sedang di zona oranye, diperbolehkan di masjid, namun kapasitas jamaah dibatasi hanya 25 persen.

“Kami sepakat salat Iduladha tahun ini tetap digelar. Tapi, pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi kasus COVID-19 di daerah masing-masing,” kata Plh Sekdaprov Kepri, Lamidi di Tanjungpinang, Kamis (8/7/2021).

Berdasarkan data Satgas COVID-19, tiga daerah di Provinsi Kepri telah ditetapkan zona merah, yaitu Kota Tanjungpinang, Kota Batam, dan Kabupaten Bintan. Sementara empat daerah lainnya masuk zona oranye, yakni Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Anambas, dan Kabupaten Natuna. “Sebenarnya baik zona merah maupun zona oranye, warga lebih diutamakan salat Iduladha di lapangan, agar bersama-sama memutus penyebaran COVID-19,” ujar Lamidi.

Jika memang memungkinkan melaksanakan salat Iduladha di masjid, khususnya di daerah zona oranye. Menurutnya, pengurus masjid dan jamaah harus betul-betul memperhatikan disiplin protokol kesehatan. Pengurus masjid, wajib membatasi jumlah jamaah hanya 25 persen dari kapasitas masjid, kemudian menyiapkan alat pengukur suhu tubuh, sarana atau tempat cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, masker, hingga mengatur jarak untuk meminimalisir kerumunan. “Jamaah juga harus memperhatikan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ungkap Lamidi.

Kebijakan tersebut diambil, dalam rangka menekan lonjakan kasus COVID-19, yang dalam sebulan terakhir meningkat dan disertai munculnya sejumlah varian virus baru. (Ant)

Lihat juga...