Lahirkan Pemain Berbakat, Semen Padang FC Optimalkan Akademi 

Pelatih Akademi Semen Padang FC, Hengki Ardiles (kiri) bersama Manajer Semen Padang, Effendi Syahputra - Foto Ant

PADANG – Semen Padang FC, memilih mengoptimalkan keberadaan akademi yang mereka miliki, untuk melahirkan pemain muda potensial terutama yang berasal dari Sumatera Barat.

Pelatih Akademi Semen Padang, Hengki Ardiles mengatakan, hasil dari akademi cukup potensial. Dan terbukti banyak pemain jebolan akademi, yang sukses menembus tim yang berjuluk Kabau Sirah itu. “Harapannya, tentu akan mampu melahirkan bintang-bintang muda yang akan menjadi Pasukan Kabau Sirah Mudo dan selanjutnya menjadi andalan tim Semen Padang FC di masa yang akan datang,” kata dia, Minggu (11/7/2021).

Pada musim kompetisi Liga 2 musim 2021, Semen Padang FC kembali mengorbitkan pemain muda. Dan kali ini yang beruntung adalah Dwi Geno Nofiansyah (20), yang berposisi sebagai gelandang. Sementara di 2020, ada nama Amar Prayogi (20), Yoga Novriandre (20) dan Genta Alparedo yang bahkan sudah sukses menembus timnas Indonesia senior.

Geno, Genta dan Amar Prayogi, adalah tiga nama yang promosi dari skuad Elite Pro Academy (EPA) Semen Padang FC U-18 di 2019. Selain itu ada empat pemain potensial asal Ranah Minang yang tahun ini mendapatkan kesempatan membela tim Semen Padang FC, setelah lolos trial yakni Muhammad Sanjaya (22), Wiranto (23), Firman Juliansyah (18) dan Guruh Guwino (17).

Delapan pemain tersebut mendapatkan kontrak jangka panjang bersama tim senior Kabau Sirah. Sebelumnya, pelatih Akademi Semen Padang, Hengki Ardiles, merupakan produk binaan akademi Semen Padang FC, yang dulu bernama tim Pratama SPFC.  Begitu juga dengan duo kiper, Rahmanuddin dan Rully Desrian. Rully tercatat menjadi andalan Timnas Indonesia U-19 dan membawa Timnas U-19 juara AFF.

Di musim 2015, Akademi SPFC sempat disebut sebagai mini Timnas Indonesia U-19, karena diisi oleh pemain-pemain muda berbakat Indonesia seperti, Firza Andika, Bagas Adi Nugroho dan Putra Chaniago . Nama-nama yang saat ini sukses berkarir di tim-tim elite Indonesia. Namun sayang, di musim itu sepakbola Indonesia di sanksi FIFA dan pemain-pemain muda ini urung promosi ke tim senior. (Ant)

Lihat juga...