Mantan Aparat Desa Tarempa Daya Natuna Tersangka Korupsi Dana Desa

Konferensi pers dari Kejari Cabang Natuna, Kepri, tentang penetapan seorang tersangka dugaan korupsi dana desa sebesar Rp180 juta di Tarempa, Kamis (22/7/2021) - Foto Ant

NATUNA – Kejaksaan Negeri Cabang Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menetapkan seorang mantan oknum aparat Desa Tarempa Barat Daya, berinisial I (35), sebagai tersangka dugaan korupsi dana desa sebesar Rp180 juta.

Kepala Cabang Kejaksaan Natuna, Roy Huffington Harahap mengatakan, penetapan tersangka dilakukan berdasarkan Surat Nomor: Print – 108/L.10.13.8/Fd.1/7/2021, tertanggal 22 Juli 2021. “Tim penyidik telah mengumpulkan alat bukti dan barang bukti, yang mana dengan bukti itu membuat terang tindak pidana sehingga berdasarkan bukti permulaan yang cukup telah ditetapkan satu orang tersangka,” kata Roy, dalam konferensi pers di kantornya, Tarempa, Natuna, Kamis (22/7/2021).

Roy menyebut, tersangka diduga melakukan penyelewengan alokasi dana desa, untuk kegiatan pemasangan batu miring serta semenisasi jalan menuju Tanjung Pandan dan semenisasi jalan gang kuburan di Desa Tarempa Barat Daya.

Akibat perbuatan tersangka, terjadi kerugian negara sebesar Rp180 juta. Tersangka sudah ditahan guna proses hukum lebih lanjut. Perbuatan tersangka melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU RI No.31/1999, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No.20/2001, tentang Perubahan atas UU RI No.31/1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Dalam kasus ini, kami telah memeriksa 11 orang saksi,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...