Menuju PON Papua, Kaltim Mulai Menggelar Puslatda

Gubernur Kaltim, Isran Noor, didampingi Ketua KONI Kaltim, Zuhdi Yahya, meninjau klinik centre dan fitness centre di Komplek Gedung KONI Kaltim Jalan Kesuma Bangsa Samarinda, Rabu (7/7/2021) - foto Ant

SAMARINDA – KONI Provinsi Kalimantan Timur, mulai menggelar Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda), sebagai persiapan atlet menuju PON XX yang akan digelar di Papua. Di situasi pandemi, puslatda digelar dengan penerapan protokol kesehatan sangat ketat.

Puslatda dipusatkan di Kota Samarinda dan beberapa wilayah lainnya yang dijadwalkan digelar pada 8 Juli sampai dengan 30 September 2021. Atau hingga menjelang keberangkatan menuju ke Papua. “Persiapan yang dilakukan oleh tim Puslatda inu sudah 100 persen, dan hanya tinggal pelaksanaannya saja dan saya optimis, atlet Kaltim akan menjalankan program latihan di masa pemberlakukan PPKM ini dengan sebaik- baiknya ,” Kata Gubernur Kaltim, Isran Noor, usai meninjau klinik centre dan fitness centre, dalam rangka Pencanangan Puslatda Sentralisasi PON XX Papua di Komplek Gedung KONI Kaltim Jalan Kesuma Bangsa Samarinda, Rabu (7/7/2021).

Isran menegaskan, Puslatda terpusat atau Training Centre (TC), menjadi penting dan melibatkan semua pihak. Serta harus didukung penuh untuk merealisasiskan kejayaan Prestasi Emas Kaltim, di tingkat nasional. “Waktu tinggal tiga bulan. TC harus maksimal dan memanfaatkan sumber daya seoptimal mungkin. Fasilitas dan sarana latihan, juga fasilitas kesehatan sangat mendukung, saya lihat sudah sesuai, semoga ini semakin memacu atlet untuk terus bersemangat mengikuti Puslatda,” kata Isran Noor.

Ketua Umum KONI Kaltim, Zuhdi Yahya menyebut, kontingen Kaltim akan bertanding di 36 cabang olahraga. Kaltim mengirim 369 orang atlet, didukung 98 orang pelatih dan 16 orang official teknik . “Sehingga total kontingen Kaltim berjumlah 483 orang,” sebutnya.

Puslatda terbagi dibeberapa daerah, di Samarinda diikuti 366 orang, di Balikpapan 32 orang, di Tenggarong 25 orang, di Berau 20 orang dan luar Kaltim 42 orang. Program kegiatan yang dilaksanakan, berupa peningkatan fisik, teknik, taktik strategi dan mental atlet, serta try out dan beberapa kegiatan pendukung lainnya. Puslatda diikuti oleh atlet terpilih dari penyelenggaraan pra PON, yang diikuti Kaltim pada 2019. Termasuk atlet yang telah lolos babak prakualifikasi  yang meloloskan 36 dari 37 cabang olahraga, yang dipertandingkan di PON Papua.

“Berdasarkan data pra-PON, tim Kaltim telah mendapatkan 47 medali emas, 59 medali perak dan 54 medali perunggu atau menduduki peringkat 4 nasional di luar Papua, setelah Jawa Barat, Jawa Timur dan DKI Jakarta,” ungkap Zuhdi.

Komandan Puslatda Kaltim, Andi Harun menambahkan, semua atlet Kaltim yang akan menjalani Puslatda telah divaksin COVID-19 dua kali dan menjalani tes antigen. Selama pelaksanaan puslatda, atlet mendapatkan pengawasan penuh, baik saat di penginapan maupun tempat latihan.

Mereka tidak boleh keluar dari area Puslatda, sebagai antisipasi pencegahan penularan virus corona. “Kami juga melibatkan tim Satgas COVID-19 Kota Samarinda dalam kegiatan puslatda ini, sehingga bisa terkendali dengan aman di masa pemberlakuan PPKM di semua daerah,” pungkas Andi Harun. (Ant)

 

Lihat juga...