Modal Rp45 Juta, ‘Warung Kita’ DCML Madura Kini Berkembang Pesat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

CILACAP – Unit usaha baru Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Madura di Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, berkembang pesat. Mengingat barang-barang yang dijual harganya sangat bersaing dan pihak koperasi selaku pengelola juga menyediakan jasa pesan-antar untuk para pelanggan.

Ketua Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso, mengatakan, modal awal dari unit usaha baru ‘Warung Kita’ hanya Rp45 juta dan saat ini omzetnya sudah menyentuh Rp100 juta.

Ketua Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso di Cilacap, Kamis (1/7/2021). Foto: Hermiana E. Effendi

“Perkembangannya memang sangat cepat, karena harga yang kita tawarkan bersaing. Bahkan mendekati harga pabrik, sehingga banyak pelanggan dari warung kelontong atau pun mini market yang berbelanja di Warung Kita,” katanya, Kamis (1/7/2021).

Awalnya, Warung Kita menyediakan beberapa kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula, kopi, sabun dan lain-lain. Namun, dalam perkembangannya, kini unit usaha tersebut fokus pada penjualan minyak goreng.

“Untuk minyak goreng kita langsung order dari pabrik, sehingga bisa menjual dengan harga lebih murah. Dan melihat penjualan minyak goreng terus mengalami peningkatan, maka kita fokuskan untuk penjualan minyak goreng,” jelas Heri Puji.

Meskipun penjualan minyak goreng kemasan ini masih sebatas di area Kabupaten Cilacap bagian barat, namun omzetnya terus mengalami peningkatan. Warung Kita DCML Madura melayani mulai dari warung-warung kelontong, hingga penjualan eceran.

“Order minyak goreng kita ke pabrik sekarang sudah lebih dari 2.000 karton untuk satu kali order. Biasanya kita ambil minyak goreng kemasan yang 1 liter dan 2 liter,” tuturnya.

Untuk minyak goreng kemasan 1 liter, satu karton berisi 12 bungkus dan untuk kemasan 2 liter, satu karton berisi 6 bungkus minyak goreng.

Kelebihan dari barang yang dijual Warung Kita adalah pengambilannya langsung dari pabrik, sehingga harga yang ditawarkan sangat bersaing.

Salah satu member  Warung Kita, Diki, mengatakan, ia sangat terbantu dengan keberadaan Warung Kita. Selain harga kompetitif, ia juga tidak perlu jauh-jauh jika membeli barang kebutuhan pokok untuk warungnya.

“Penjualan minyak goreng terbilang cukup cepat, untuk satu kali belanja selalu di atas Rp 1 juta, sehingga barang belanjaan saya diantar sampai ke tempat, dan itu sangat memudahkan bagi saya,” katanya.

Unit usaha baru dari DCML Madura ini, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil, seperti warung kelontong di Desa Madura. Serta meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi, karena banyak juga anggota koperasi binaan Yayasan Damandiri yang juga membuka usaha warung di rumahnya.

Lihat juga...