Museum HM Soeharto Buka Layanan Kunjung Museum Virtual

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Memorial Jenderal Besar HM Soeharto di dusun Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, menjadi salah satu pelopor objek wisata museum di DIY yang sudah mulai menjalankan layanan ‘Kunjung Museum Virtual’ bagi pengunjung selama pandemi Covid-19. 

“Dari total 40 museum yang ada di DIY, baru sekitar 25 persen saja yang saat ini sudah mampu menjalankan Kunjung Museum Virtual. Dan, alhamdulillah kita menjadi salah satunya,” ujar pengelola Memorial Jenderal Besar HM Soeharto di dusun Kemusuk.

Gatot mengatakan, layanan Kunjung Museum Virtual di Memorial Jenderal Besar HM Soeharto mulai dilakukan sejak pertengahan Juli 2021. Dan, hingga saat ini telah menerima lebih dari 1.400 pengunjung yang melakukan kunjungan secara daring. Mereka mayoritas merupakan para siswa-siswi dari berbagai sekolah baik tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK.

Pengelola Memorial Jenderal Besar HM Soeharto di Kemusuk Argomulyo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta, Gatot Nugroho. –Foto: Jurnalis Jatmika H Kusmargana

“Saat situasi normal dan tidak ada pandemi, biasanya kita memang rutin mengedukasi ribuan generasi muda, khususnya siswa-siswi sekolah tentang wawasan kebangsaan, nasionalisme dan suri tdeladan HM Soeharto. Saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru, bahkan jumlahnya bisa mencapai ribuan orang setiap hari,” katanya.

Namun selama masa pandemi Covid-19 ini, sebagaimana ketentuan pemerintah, Memorial Jendral Besar HM Soeharto melakukan penutupan kunjungan museum secara total. Terlebih di masa Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini dilakukan demi menjaga museum dan lingkungannya tetap bebas dari penyebaran virus corona.

“Karena itu, kita berupaya melakukan inovasi dengan membuat layanan Program Webinar dan Kunjung Museum Virtual. Sehingga peran kami untuk mendidik generasi penerus bangsa tetap bisa dilakukan di masa pandemi. Yakni dalam mengenalkan sosok Pak Harto, mulai dari perjalanan sejarah beliau selama masa perjuangan, hingga pengabdian dan kepemimpinan beliau saat menjadi Presiden RI,” bebernya.

Adanya layanan Kunjung Museum Virtual di Memorial HM Soeharto, dikatakan Gatot mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya sekolah di DIY.

Melalui program MPLS yang diagendakan oleh sejumlah sekolah, Memorial HM Soeharto berkesempatan memberikan materi Webinar via Zoom dan dilanjutkan dengan Kunjung Museum secara virtual oleh sejumlah sekolah. Di antaranya SMA N 1 Godean, SMK N 1 Godean, SMA N 1 Sedayu, SMK N 1 Sedayu, SMK N 2 Sewon Bantul, dan lainnya.

“Jadi dalam Kunjung Museum Virtual ini, peserta akan bisa menjelajahi seluruh sudut museum beserta seluruh koleksi yang ada, melalui video yang ditayangkan lewat sambungan Internet. Selain itu juga penjelasan secara detail mengenai semua hal terkait museum yang disampaikan oleh pihak pengelola,” jelasnya.

Lihat juga...