Olahraga Hilangkan Kejenuhan Anak Usai Belajar Daring

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Farhan Ahyan (11) dan Fatir Jabulani (11), terlihat lincah memainkan bola basket dengan gerak kaki dan tubuhnya. Sesekali tubuh kedua siswa sekolah dasar (SD) ini memutar, lalu meloncat dan melempar bola ke dalam ring. 

Kegiatan olahraga basket itu mereka lakukan di sela istirahat jam sekolah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kedua bocah ini telah mengikuti zoom online mata pelajaran agama Islam.

“Lagi istirahat, tadi habis zoom PAI (Pelajaran Agama Islam).Saya main basket aja biar tubuh segar sambil nunggu zoom ke dua pelajaran lainnya,” ujar Fatir, kepada Cendana News, ditemui saat bermain basket di halaman rumahnya, Jumat (30/7/2021).

Senada dengan Fatir, Farhan pun mengaku telah mengikuti zoom PAI tentang Asmaul Husna. Dalam jeda istirahat sekolah online, ia bersama Fatir kerap berolahraga basket untuk menghilangkan rasa jenuh.

“Biar nggak jenuh dan tubuh tetap sehat, kata ayah harus olahraga. Makanya, saya dan Fatir selalu main basket di sela istirahat sekolah online,” ujar Farhan.

Fatir adalah siswa kelas 6 SD Panglima Besar Soedirman, sedangkan Farhan siswa kelas 5 SDN Cijantung 02 Pagi. Keduanya bersahabat dan kerap melakukan kegiatan olahraga bersama.

Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Sri Wahyuningsih pada diskusi virtual tentang pendidikan di Jakarta yang diikuti Cendana News, Rabu (20/5/2020). –Dok: CDN

“Tiap hari kita selalu olahraga, kadang basket atau main bola di lapangan karang taruna. Saat belum pandemi, sih kita suka lari pagi ke taman graha Cijantung,” ucap Farhan.

Bagi keduanya, olahraga menjadikan tubuhnya lebih sehat dan segar. Utamanya, kata mereka olahraga ini untuk menghilangkan kejenuhan sekolah jarak jauh.

“Bosan zoom mulu, semoga cepat berakhir. Jadi, bisa ketemu teman dan olahraga bersama di sekolah,” ujar Fatir.

Sementara itu Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Sri Wahyuningsih, mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi orang tua saat pandemi Covid-19 adalah bagaimana memotivasi anak agar rutin berolahraga, atau melakukan aktivitas fisik selama masa belajar dari rumah.

Menurutnya, olahraga merupakan satu elemen penting untuk penanaman nilai karakter pada usia SD dan jenjang pendidikan lanjutan. Sehingga, diperlukan peran semua pihak dalam mencari solusi, agar anak dapat terus bergerak aktif ketika melakukan aktivitas belajar dari rumah.

“Tak dapat dipungkiri, pasti anak bosan belajar daring tiap hari. Maka, olahraga bagi kesehatan tubuh sangat baik dilakukan agar mereka tidak jenuh. Nah, olahraga ini kan dapat membangun pendidikan karakter anak,” ujar Sri, kepada Cendana News, saat dihubungi Jumat (30/7/2021).

Menurutnya lagi, dari olahraga seperti basket, contohnya, anak bisa belajar tentang semangat sportivitas, pantang menyerah dan dapat membangun kebersamaan.

“Saat main basket, anak juga bisa lebih kompak dan bersenang-senang bersama temannya,” ujar Sri.

Lanjut dia, dunia anak adalah dunia bermain, dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Maka, hal yang wajar kalau bermain merupakan salah satu prinsip dasar dalam mendidik anak-anak.

Apalagi di tengah kondisi wabah corona yang masih melanda, tentu olahraga harus rutin dilakukan untuk meningkatkan imun tubuh.

“Nah, salah satu prinsip yang tepat mengajarkan anak, yakni dari aktivitas olahraga, salah satunya basket. Ya, bagus dilakukan saat anak istirahat zoom sekolah. Jadi kan mereka tidak jenuh, tubuhnya jadi sehat dan saat ikut zoom lagi jadi fresh pikirannya,” tukas Sri.

Dia pun mendorong orang tua memberikan wadah aktivitas fisik yang tepat bagi anak, sekaligus terus memerhatikan pemenuhan gizi seimbang.

Orang tua perlu memahami pentingnya memberikan gizi seimbang pada anak, untuk menghindari masalah kesehatan di kemudian hari.

“Anak yang sehat dan aktif akan memiliki sikap kreatif, inovatif dan mental mandiri di masa depan,” pungkasnya.

Lihat juga...