Pantai Mutun 1 dan Putra Mutun Alternatif Piknik Keluarga

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG—Kegiatan piknik atau rekreasi keluarga tetap jadi alternatif warga saat liburan. Wiranto, salah satu warga Bandar Lampung menyebut sejumlah pantai terdekat yang bisa dijangkau berada di Kabupaten Pesawaran.

Ia menyebut hanya butuh waktu sekitar setengah untuk bisa tiba di pantai yang ada di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.

Wiranto menyebut tetap menjalankan protokol kesehatan jadi cara agar tetap bisa piknik keluarga. Ia hanya mengajak istri dan dua orang anak. Menggunakan kendaraan dua motor akses jalan menuju lokasi pantai Mutun 1 dan Pantai Putra Mutun cukup mulus. Meski ada beberapa akses jalan bergelombang imbas hujan, perjalanan ke spot wisata bahari cukup nyaman.

Perjalanan pertama sebut Wiranto ia memilih piknik ke pantai Mutun 1. Area wisata yang dikelola tersebut relatif terjangkau. Satu kendaraan motor membayar parkir Rp30.000 ia bisa menikmati kegiatan renang bersama istri dan anak-anaknya. Sejumlah fasilitas gazebo, warung makan, toilet dan tempat bilas yang nyaman bisa digunakan. Agar lebih hemat tanpa menyewa saung ia membawa tikar dan berteduh di bawah pohon.

“Kami menikmati suasana pantai sejak siang rencananya pulang malam karena membawa bekal dari rumah agar bisa melihat suasana pantai sebelum malam, memanfaatkan waktu liburan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tentunya,” terang Wiranto saat ditemui Cendana News, Minggu (4/7/2021).

Wiranto bilang mengunjungi Pantai Mutun 1 bisa melihat suasana Pulau Tangkil. Kegiatan piknik paling menyenangkan bersama anak sebutnya dengan bermain pasir. Ia mengaku sengaja membawa ember untuk memfasilitasi anaknya membuat istana pasir. Melakukan kegiatan rekreasi menjadi alternatif untuk menikmati liburan. Sebab dua anaknya naik dari jenjang SD dan SMP.

Suasana pantai Mutun 1 sebutnya sangat nyaman. Kunjungan yang tidak seramai sebelum pandemi membuat rekreasi keluarga lebih menyenangkan. Sebelumnya ia mengaku kerap mengurungkan niat untuk berlibur. Pasalnya saat akhir pekan, libur panjang wisatawan dominan berasal dari Jakarta, Palembang. Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berimbas positif bagi wisatawan lokal.

“Suasana lebih sepi karena biasanya akses ke sejumlah destinasi wisata di Pesawaran macet,” ujarnya.

Selain Pantai Mutun 1, masih berada di Desa Sukajaya Lempasing, Pantai Putra Mutun jadi pilihan. Sejumlah warga memilih piknik pada pantai yang juga bersebelahan dengan Putri Distian Mutun. Sriyanti, salah satu warga Teluk Betung menyebut suasana pantai sedang bersahabat. Ombak tenang dan air jernih membuat piknik bersama keluarga lebih menyenangkan.

Sriyanti menyebut memilih waktu siang hingga sore agar suasana lebih teduh. Kegiatan mandi dan berenang bersama anak anak dilakukan sembari menikmati suasana pantai. Wahana ayunan di atas air kerap disukai anak anak. Lokasi pantai yang diberi batas sebutnya membuat anak anak lebih nyaman. Usai bermain ia juga bisa menikmati makan ikan bakar, ayam bakar.

“Ada warung yang menyediakan penyewaan tempat bakar ikan dan ayam jadi bisa dinikmati pada saung yang disediakan,” ulas Sriyanti.

Meski PPKM mikro diberlakukan, Sriyanti mengaku masih bisa piknik di destinasi wisata pantai. Waktu luang sebutnya hanya dimiliki olehnya dan sang suami saat akhir pekan. Pada kondisi normal aktivitas pekerjaan membuat ia tidak bisa menikmati kebersamaan dengan anak. Piknik di pantai sebutnya sekaligus merelaksasi pikiran dengan udara yang bersih.

Lihat juga...