Pasien Covid-19 Isoman di Ciparay Terima Paket Sembako

Editor: Makmun Hidayat

BANDUNG — Aparatur Desa Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat mulai menyalurkan paket sembako melalui ketua RT setempat bagi para pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di kediamannya masing-masing.

Adin Miharja (44), Katua RT 04/RW 06, Desa Pakutandang menyebut, paket sembako itu hanya diberikan bagi pasien yang telah melaporkan dirinya, beserta bukti hasil tes yang menunjukkan positif Covid-19.

“Jadi yang bisa terima hanya yang sudah melapor, karena bantuan ini dari desa. Warga yang terpapar bisa laporan ke RT, disertai hasil tesnya, baru kita salurkan paket sembako langsung ke rumah,” ujar Adin kepada Cendana News, Selasa (20/7/2021) di Ciparay.

Adapun isi dari paket sembako tersebut, kata Adin antara lain telur 1 kilogram, mie instan 10 bungkus, beras 5 liter, minyak 1 liter, dan minuman.

“Kurang lebih nilainya itu Rp200 ribu. Iya kemungkinan cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani isolasi mandiri,” ungkap Adin.

Sejauh ini, untuk di wilayahnya sendiri, Adin mengatakan, baru ada satu warga yang tercatat melakukan isolasi mandiri. Ia pun berharap, apabila ada warga lain yang terpapar, bisa segera melaporkan dirinya, agar mereka juga bisa menerima bantuan.

“Bantuan ini tujuannya agar warga yang terpapar corona bisa fokus istirahat di rumah. Tidak perlu keluar rumah. Kalau ada kebutuhan lain, seperti obat bisa disampaikan biar kita bisa bantu,” jelas Adin.

Sementara itu, Rahmat Hidayat, pasien Covid-19 yang menjalani isoman mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepadanya. Ia pun menegaskan tidak akan keluar rumah selama masa pemulihan.

“Alhamdulillah, sembako ini sangat membantu. Saya bisa lebih fokus istirahat di rumah, tidak kepikiran buat keluar belanja kebutuhan,” ucap Rahmat.

Ia pun mengingatkan warga lainnya agar selalu disiplin menjalani protokol kesehatan, pasalnya Covid-19 benar-benar ada, dan dampaknya sangat terasa.

“Saya harap semua bisa jaga kesehatan, pakai masker kalau keluar rumah. Jangan pergi kalau tidak penting, dan betul-betul jauhi kerumunan,” pungkas Rahmat.

Lihat juga...